
Pada tanggal 10 Nopember 1945 terjadi pertempuran yang sangat dahsyat di Surabaya. Arek-arek Suroboyo menunjukkan jati dirinya kepada dunia bahwa mereka tidak mau menyerah sedikitpun kepada penjajah. “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang bisa membikin secarik kain putih (menjadi) merah dan putih maka selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapapun!”, teriak Bung Tomo dalam pidatonya yang membakar semangat siapapun saat itu.
Pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung terbukti mampu memojokkan penjajah. Mereka berjuang dengan ikhlas demi anak cucu mereka. Siapa lagi kalau bukan kita?!
Maka sudah seharusnya kita turut berbangga. Apa yang kita nikmati saat ini adalah cita-cita mereka. Mereka, para pejuang, para pahlawan, telah merelakan nyawanya demi kita!
Dan hari ini, 10 Nopember 2008, marilah kita teladani semangat juang arek-arek Suroboyo saat itu. Mari kita do’akan semoga mereka mendapat tempat teristimewa di sisi Tuhan. Mari kita teruskan perjuangan mereka. Bukan dengan meledakkan bom di mana-mana. Tapi dengan bersatu-padu dalam keragaman, membangun Surabaya dan Indonesia, demi anak cucu kita semua!
Wahai rakyat Surabaya, janganlah egois! Teladani sifat para pejuang kita! Mereka tidak berjuang demi golongan mereka sendiri, orang yang se-agama saja dengan mereka, orang yang se-suku saja dengan mereka. Tetapi mereka berjuang demi kita semua!
Lihatlah diri kalian sekarang ini. Terkotak-kotak! Tidak bisa membaur. Diskriminatif! Kulit putih mata sipit membuat lingkaran sendiri. Kulit sawo matang membuat lingkaran sendiri. Kulit hitam membuat lingkaran sendiri!. Berjuang demi kejayaan kelompoknya sendiri. Yang kaya menindas yang miskin. Yang kuat menindas yang lemah!
Tidakkah kalian malu dengan para pejuang yang telah merelakan nyawanya demi kita???!!!
Mari kita bersatu padu dalam keragaman, kawan…
Mari kita teladani semangat juang arek-arek Suroboyo waktu itu!
November 10th, 2008 at 5:34 am
Hari pahlawan ada untuk direnungkan, bukan sekadar diingat. Merenung apakah perjuangan kita selama ini sudah sesuai dengan nilai-nilai perjuangan ataukah cuma perjuangan ala teroris.
November 10th, 2008 at 5:56 am
setuju ama pandu..
hari pahlawan bukan untuk hura2.. bukan untuk sekedar diingat atau upacara..
esensi sejatinya adalah untuk merenung.. merenungkan perjuangan para pejuang, dan bagaimana kita mengisinya..
November 10th, 2008 at 6:28 am
hari pahlawan bukan hanya untuk dikenang dan direnungkan saja, yang kemudian usai. tapi untuk dilanjutkan perjuangan para pahlawan.
November 10th, 2008 at 6:33 am
@pandu, ecchan, eros: iya betul mas mbak. setuju! btw, sapeyan sudah baca isi posting ini belum ya kok pada ndak nyambung sama tulisan itu komentar?
November 10th, 2008 at 7:11 am
selamat hari pahlawan, semoga kita tetap bersatu dan dapat meneruskan perjuangan para pahlawan.
November 10th, 2008 at 7:17 am
Selamat Hari Pahlawan
Merdeka !!!
November 10th, 2008 at 7:52 am
Saya teringat perempuan tua dan buta yang berdoa di makam bung tomo. Saya merasa malu.
November 10th, 2008 at 8:25 am
@ Pak Gempur… Bener banget pak…..
Hmmm… Sungguh kita semua perlu renungan…
Selamat Hari pahlawan….
November 10th, 2008 at 8:42 am
Hidup ini bukanlah suatu jalan yang datar dan ditaburi bunga melainkan adakalanya disirami airmata dan juga darah. (Hamka)
Mari pertahankan keutuhan NKRI sampai titik darah penghabisan. MERDEKA!!!
November 10th, 2008 at 8:57 am
pokok’e hebat lah hari pahlawan kui
*langsung komen*
November 10th, 2008 at 9:04 am
Sungguh luar biasa pengorbanan arek-arek Suroboyo
*g’ moco tulisan blas*
November 10th, 2008 at 9:04 am
mari bung!..
kita mulai dari diri sendiri!
SELAMAT HARI PAHLAWAN
November 10th, 2008 at 9:05 am
MERDEKA!!!!!
Selamat Hari Pahlawan…
November 10th, 2008 at 9:06 am
“Bukan dengan meledakkan bom di mana-mana”
kalimat tersebut tidak tepat/tidak nyambung alias latah. justru yang harus di kritisi adalah kondisi sikap kita yang jauh dari cita-cita para pejuang, yang salah satunya semangat melepaskan diri dari penjajahan. Dalam kontek sekarang ini penjahanan tidak hanya berbentuk fisik tapi yang tidak kalah adalah penjajahan nonfisik. Surabaya butuh figur yang cerdas dan profesional yang berkarakter. Biasanya semangat memperingati hari pahlawan hanya di jadiikan alat propaganda untuk kepentingan yang jauh dari nilai2 yang di diperjuangkan oleh para pahlawan. Oleh karena itu, saya setuju jika momentum hari Pahlawan ini di jadikan ajang pemersatu dari beragam kepentingan. K
November 10th, 2008 at 9:19 am
Merdeka!!!
semoga semboyan itu selalu memberikan kita semngat perjuangan
November 10th, 2008 at 12:00 pm
teman-teman di komunitas TPC, selamat ulang tahun ya… semoga rukun-rukun selalu dan berkegiatan dengan asyik …
November 10th, 2008 at 2:49 pm
MERDEKA DAN JANGAN MATI DULU!!!
karena qta masih butuh bibit-bibit pahlawan baru bagi Surabaya dan Indonesia.
November 10th, 2008 at 5:24 pm
Memperjuangkan cita-cita perjuangan dengan semangat kebersamaan.
Semoga semangat sepuluh nopember selalu mengalir dalam darah setiap pemuda-pemuda pewaris peradaban bangsa….
November 10th, 2008 at 5:47 pm
Selamat Hari Pahlawan!!
Selamat Berjaya Arek Suroboyo!
Met Ultah TPC!!
Hiduuuup….
November 10th, 2008 at 5:50 pm
Setiap jaman membutuhkan pahlawan yg berbeda. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .karena tantangan yg harus diperjuangkan juga tak pernah sama.
Setidaknya saat ini, telah lahir bung tomo versi baru, mencoba membakar semangat kita lewat blognya………untuk terus berjuang, untuk terus berkorban, menanggalkan segala perbedaan………..demi kejayaan sebuah bangsa, demi tegaknya negeri tercinta…………Indonesia.
Sayang kawan, engkau hidup dimasa sekarang.
Andai jarum waktumu mundur 63 th yg lalu, mungkin pahlawan kita tak sendirian mengobarkan semangat pertempuran.
.
.
Merdeka !
November 10th, 2008 at 10:24 pm
Sekali Merdeka tetap Merdeka!!!
November 10th, 2008 at 10:42 pm
met ultah buat TPC, moga makin maju, makin besar, makin LUAAAS!!!!
November 11th, 2008 at 8:57 am
wuah telat ik, Selamat hari pahlawan, Selamat Ulang tahun TPC.
Semoga TPC ada dapat membangun Surabaya dan negeri kita. toh meneruskan perjuangan para pahlawan nda harus susah2. Dengan ngeblog dan menularkan virus berbagi dan ilmu itu sudah merupakan perjuangan kan..Jadi selamat Berbagi dan Ngeblog!!
*panjang men..boleh diprint untuk dibaca dirumah kok*
November 11th, 2008 at 10:05 am
[...] tempat kopdar yang enak, sejuk dan nyaman pada teriknya sinar matahari. Kebetulan kemarin pas hari pahlawan, jadi banyak anak sekolah sekolah yang sudah memenuhi cafe karena pulang pagi. Untung ada Mas Wawan [...]
November 11th, 2008 at 11:11 am
ya bener saat ini kita itu terkotak-kotak… padahal semangat kepahlawanan adalah semangat kebersamaan yang tanpa mempedulikan SARA…
satu lagi, kita juga harus mempertahankan budaya kita agar tidak tercemar dengan budaya asing yang tidka sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia. Karena budaya asing tersebut dapat menyebabkan lunturnya semangat perjuangan rakyat Indonesia pada umumnya dan Arek suroboyo pada khususnya.
selamat Hari pahlawan, wuih ada fast reader atau salah pengertian tuch ya di atas?
tolak fast reader!!! *halah, padahal saya juga sering*
November 11th, 2008 at 11:14 am
Memang beginilah kondisi di negara kita. Kulit putih enggan berbaur dengan kulit kuning langsat. Demikian juga sebaliknya.
November 11th, 2008 at 12:39 pm
Renungkanlah tu……………
jangan dibuat hura hura saja………….
ini seharusnya momentum kita untuk menunjukan eksistensi kita…………..
terhadap bangsa ini……………
November 11th, 2008 at 2:16 pm
gak kuat moco kabeh det… terlalu menyentuh buat hatiku yang lemah…
*biyuh-biyuh…. *
November 11th, 2008 at 3:50 pm
selamat hari pahlawan semuanya….
meskipun Napi telat, tapi semangatnya masih belum hilang lho…
semangat ya semua…
November 11th, 2008 at 4:20 pm
Selamat Hari Pahlawan……
saya terenyuh melihat iklan yang ditayangkan disalah satu tipi suasta. Sosok tua itu mengingat-ingat masa perang yang dia lalui waktu itu. Setelah kembali ke dunia nyata, ia harus dihadapkan dengan kerasnya dunia. Betapa kasihannya bapak tua tersebut yang seharusnya dihargai sebagai pahlawan tetapi sekarang menjadi seorang penyemir sepatu.
Beginikan caranya negara ini berterimakasih pada seorang pahlawan? hiks…hiks….
November 12th, 2008 at 12:20 am
selamat hari pahlawan,
met ultah buat TPC