Balai Pemuda yang dahulu bernama De Simpangsche Societeit adalah tempat dugem, dansa dan pertemuan para meneer dan mevrouw jaman baheula. Balai Pemuda memilki 3 hall yaitu hall utama yang merupakan hall terbesar diantara hall yang kedua dan ketiga.
Hall utama (sebelah utara) ini sekarang sering dipakai untuk pentas band, pameran, pertunjukan tari, perkawinan dan lainnya. Tempat ini adalah tempat dansa yang cukup besar (waktu itu). Hall kedua juga merupakan tempat dansa tapi tempatnya lebih kecil dari hall utama. Lalu kami menuju hall ketiga -bersebelahan dengan hall kedua-, tempat jedang-jedung orang jadul. Masuk kesini, Angki jadi inget video klip DEWA 19 yang Kamulah Satu-Satunya. Nah ada balkon yang merupakan tempat band bermain, mirip tempat DJ di diskotik jaman sekarang. Ketika Angki pengen naik ke balkon band itu, tiba-tiba
“Maaf sebelumnya bapak-bapak saudara sekalian, untuk kunjungan ke tempat ini, mohon dipersingkat, karena ini merupakan kantor. Silahkan memotret seperlunya saja dan segera meninggalkan kantor ini”
Kami pergi meninggalkan ruangan hall ketiga dengan hati dongkol bin masygul. Dari penjelasan Cak Indra (tour leader) gedung yang pernah dijadikan gedung bioskop Mitra ini, dahulu merupakan tempat penyimpanan Wine terbesar. Weeww WINE??? Yup minuman dari anggur gitu.
Yang unik bin dahsyat itu ialah lahan parkir di depan bekas gedung bioskop Mitra itu. Kenapa eh Kenapa??? Karena eh Karena lahan parkir itu dulunya terbuat dari marmer. Mungkin kalo jaman sekarang pakai marmer, dicuri kali ya.

Di depan pintu masuk sebelah barat, ada prasasti yang sekarang terdapat kolam ikan. Nah prasasti di bawah ini ada pengumuman pada jaman dulu bahwa PRIBUMI dan ANJING DILARANG MASUK!!!
Photo taken from: Fahmi’s multiply and Salim Suharis’ Blog.
SEJARAH SINGKAT BALAI PEMUDA SURABAYA (Sumber: Departemen Pariwisata Surabaya)
1907 – 1945 (De Simpangsche Societeit)
Milik suatu perkumpulan orang-orang Belanda bernama “De Simpangsche Societeit”. Pusat tempat rekreasi orang-orang Belanda untuk pesta ria, dansa, dsb.1945 (De Simpangsche Societeit)
Gedung ini kemudian dikuasai oleh Arek-arek Suroboyo yang tergabung dalam Pemuda Republik Indonesia (PRI),sekaligus merupakan MARKAS PEMUDA Arek-arek Suroboyo. Dengan perlawanan yang sengit dari tentara Belanda,maka Arek-arek suroboyo mundur dan akhirnya gedung ini dikuasai oleh tentara Belanda.1950 (De Simpangsche Societeit)
Pada saat Indonesia sudah merdeka, Arek-arek suroboyo masuk ke kota dan Gedung ini dikuasai oleh Penguasa Militer Propinsi Jawa Timur dan sebagai pelaksana Penguasa Militer adalah KMKB Surabaya.1957 (De Simpangsche Societeit)
Dalam rangka pembebasan Irian Barat, Gedung dan seluruh inventarisnya oleh Penguasa Militer Propinsi Jawa Timur di serah terimakan kepada Ketua Dewan Pemerintah Daerah Kota Praja Surabaya. Bertindak sebagai Penguasa Militer Daerah Propinsi Jawa Timur adalah Panglima Tentara Teritorium V/Brawijaya selaku Penguasa Militer atas Daerah Propinsi Jawa Timur no: KKM. 1223 / 12 / 1957 tanggal 10 Desember 1957.1957 (De Simpangsche Societeit)
Pada tanggal 12 Desember 1957 di serah terimakan, selaku Komandan KKMB Surabaya Bapak Letkol. SOERIJOTO NRP: 13683 kepada Bapak R. ISTIDJAB Ketua Dewan Pemerintah Daerah Kota Praja Surabaya1957 (Balai Pertemuan Umum/ Balai Pemuda)
Pemerintah Daerah akan mengusahakan EKSPLOITASI nya sebagai Balai Pertemuan Umum dengan nama BALAI PEMUDA.Sesuai dengan fungsinya sebagai pertemuan umum, Balai Pemuda digunakan untuk kegiatan-kegiatan pertemuan, pesta, rapat,dsb kepada pihak yang ingin menggunakannya.1965 (Balai Pemuda)
Tak kalah pentingnya, BALAI PEMUDA juga menampung kegiatan para pemuda juga dipergunakan sebagai sekretariat sekaligus markas FRONT PEMUDA. Pada awal ORDE BARU dipergunakan sebagai markas KAMI & KAPPI dalam menumpas G 30 S / PKI.1971 – 1972 (Balai Pemuda)
Gedung sebelah timur mengalami kerusakan. Oleh Walikotamadya Surabaya R.SOEKOTJO diambillah kebijakan untuk merubah gedung ini dan selesai awal tahun 1972 terwujudlah gedung BALAI PEMUDA MITRA.1974 (Balai Pemuda)
Dipergunakan sebagai sekretariat Federasi Pemuda Indonesia dan KNPI dengan segala Kegiatannya.1979-1980 (Balai Pemuda)
Diadakan pemugaran gedung sebelah barat dan selesai tahun 1980, tidak terjadi perubahan bentuk gedung sehingga nilai sejarahnya masih terlihat seperti aslinya.1980 (Balai Pemuda)
Gedung yang terletak strategis di jantung kota ini berdiri dengan megah yang didalamnya ada riwayat sejarah Arek-arek Suroboyo. Berkiprahnya para pemuda yang menggunakan gedung ini untuk kegiatan-kegiatan social. Juga digunakan sebagai pusat kegiatan apresiasi seni dan budaya seniman/seniwati Surabaya.1980 – sekarang (Balai Pemuda/DKS & PPKS/BMS)
Disebelah utara diberikan tempat untuk Dewan Kesenian Surabaya oleh Walikotamadya. Sebagai Pusat Pagelaran Kesenian Surabaya (PPKS). Termasuk pusat pembinaan seniman/seniwati muda yang tergabung dalam Bengkel Muda Surabaya (BMS) dan Akademi Seni rupa Surabaya (AKSERA). Karena Balai Pemuda merupakan salah satu Dinas penghasil PAD,maka kegiatan pokok dari gedung balai pemuda adalah dengan cara menyewakan gedung kepada masayarakat dengan berbagai tujuan, antara lain untuk : Resepsi Pernikahan, Seminar, Pameran, Audisi Seni, Pagelaran Musik dll.
November 22nd, 2008 at 02:11
jadi pengen ke balai Pemuda, ndelok-ndelok lukisan…
November 22nd, 2008 at 02:59
HamPir Smeua AcaRaNya ANak Muda Ada di Sana…….
Pameran lan Barang siNg mUrah2 jgA diSana…………
November 22nd, 2008 at 05:13
Surabaya hebat, masih mempunyai peninggalan bersejarah yang sangat penting. Kita patut melestarikannya agar bisa di wariskan kepada anak~cucu kita. Dengan begitu kita bisa menunjukkan kepada Dunia bahwa Indonesia masih mempunyai nilai-nilai sejarah yang tak ternilai harganya.
November 22nd, 2008 at 08:23
lho dewa syuting di sana memangnya? ternyata balai pemuda itu gitu ya sejarahnya.. kemaren djuanda sekarang balai pemuda mangstab
November 22nd, 2008 at 10:55
keyen…, sekarang jadi tempatnya seniman ya…? terakhir kesana waktu lihat pameran lukisan hitamputih dan peluncuran bukunya mas Lukman SH.
November 22nd, 2008 at 11:16
paling ke sana kalo ada pemaran aja. dan kayaknya hampir tiap hari ada pameran. jadi ya ke sana setiap hari hehehe…
November 22nd, 2008 at 15:04
Mantap reportasenya!
November 22nd, 2008 at 15:41
semoga bangunan bersejarah ini tetap bisa dilestarikan untuk kenangan masa depan. tau sendiri kan skr bangunan2 tua sudah mulai hilang di surabaya
November 22nd, 2008 at 17:53
Info yang menarik, bro.
Saya suka banget ama info mengenai sejarah kota
Apalagi kota Surabaya
November 22nd, 2008 at 20:49
Weleh, konten postingnya komplit plit.
Aku pikir adalah satu kesalahan kebijakan masa lalu saat salah satu bagiannya difungsikan sebagai gedung bioskop.
“Sekarang” nilai keindahannya agak rusak karena adanya gedung DPRD.
Mestinya disitu dibiarin terbuka, dijadikan taman en ditancepin hotspot……yah, dikonsep jadi kedung cangkruk.
Terus disebelah barat sebagian diplot sebagai perpus.
Nah, komplit jadinya. Capai ngenetz bisa baca. Bosen baca bisa lihat lukisan. Bosen lìhat lukisan ya bisa maen ayunan ditaman prestasi……yap, tinggal lompat.
November 23rd, 2008 at 08:07
Ternyata begitu sejarahnya..
November 23rd, 2008 at 19:05
@mudz069: Memfungsikan sebagai gedung bioskop (Mitra 21) menurutku tidak ada masalah (selama tidak merubah arsitektur bangunan). Karena Balai Pemuda sejarahnya merupakan tempat hiburan. Memfungsikan sebagai bioskop adalah salah satu cara mem-presentasi-kan hiburan jaman dahulu ke jaman masa kini.
Kemudian keindahan Balai Pemuda tidak rusak keindahannya oleh DPRD yang ber-arsitektur Jawa (Rumah Joglo). Kalo emang merusak, ada dua parameter disini:
Gedung DPRD yang merusak tatanan arsitektur Neo Clasic Balai Pemuda? atau
Gedung Balai Pemuda yang merusak tatanan arsitektur Joglo DPRD?
November 23rd, 2008 at 19:45
Lutfi: Surabaya tidak se-ekstrim Jakarta soal pembangunan. FYI, Surabaya telah mempetakan sebanyak 348 bangunan cagar budaya.
Dari 348 bangunan tersebut ada tiga klasifikasi soal bangunan cagara budaya:
klasifikasi A : Bangunan yang masuk klasifikasi ini tidak boleh dilakukan renovasi bentuk (harus sesuai dengan bangunan asli ) dan pengalihan fungsi dasar ( misale dijadikan lokalisasi, jelas ndak boleh).
Contoh: Balai Kota, Balai Pemuda, Grahadi, Kantor Gubernur, Kantor Pos Kebonrojo, Gereja Kepanjen, Stasiun Gubeng Lama, Stasiun Semut (Surabaya Kota), Pintu Air Jagir.
klasifikasi B : Bangunan yang masuk klasifikasi ini boleh dilakukan renovasi bentuk yang mengacu pada desain bangunan awal dan diperbolehkan melakukan pengalihan fungsi tanpa pengurangan desain bangunan.
Contoh: Hotel Ibis, Gedung PLN di Jl. Gemblongan, Siola, Hotel Olimpic.
klasificasi C : Bangunan yang masuk kategori ini diperbolehkan mengubah pola bangunan, mendesain ulang dan mengganti peruntukan bangunan.
Contoh: Toko Nam, Pasar Wonokromo (DTC), Pasar Keputran.
November 23rd, 2008 at 20:46
Wis 3 tahun aku tinggal nang surabya tapi aku durung pernah mlebu balai pemuda…wis kapan-kapan arep nolan mrono
November 24th, 2008 at 08:03
colors jaman lawas berarti
November 24th, 2008 at 19:01
@bung Angki>……….
aku kurang paham apakah bangunan java style itu kompatibel bila dipandang dari sudut arsitektur dengan gaya klasik tapi aku hanya merasa viewnya akan lebih bagus kalau dijadikan taman apalagi dekat situ ada sungai.
Tentang bioskop, aku punya pendapat kalau bangunan bersejarah itu cocoknya hanya buat musium, gallery atau perpus.
Kalau buat komersial kayaknya “wagu”.
OK, meski kita berbeda pendapat tapi aku sampekan 2 jempol buat postingnya……..sangat komplit en itu jelas suatu tambahan ilmu.
November 24th, 2008 at 20:28
wah dadi eling2 SMA rek… biyen lek cabut opo mbolos ngumpule nang balai pemuda. yo masalahe SMAku tonngoan karo balai pemuda
November 25th, 2008 at 00:43
gimana kalo kopdar di sana? maksudnya keliling kawasan itu…. dari grahadi selanjutnya balai pemuda itu..
tapi ada makanannya ngak situ. oh iya ada es krim juga.. wah kawasan menarik utk di kunjungi
November 25th, 2008 at 01:23
@mudz069: Urusan komersial, Balai Pemuda untuk pameran juga komersial. Pemkot mendapatkan biaya sewa dari sana. Pendapat sampeyan tentang Siola atau Olympic gimane?
November 25th, 2008 at 18:53
wuih…
yang bikin saya tertarik tuh yang papan prasasti itu!
LMAO!!!
November 25th, 2008 at 20:23
disinilah juga,…
banyak kenangan yang terjadi bagi saia
ehemm..ehem…
March 5th, 2009 at 20:27
Sekedar Info buat arek-arek Suroboyo yang penuh semangat!!!
Besok (6-7 Maret 2009) akan diadakan acara akbar Pekan Mekanika 2009 oleh Himpunan Mahasiswa Mesin ITS di Balai Pemuda. Dengan tema “Energy Innovation Expo”, acara ini terdiri dari 9 subkegiatan yaitu :
1. Energy Innovation Expo
Pameran inovasi energi dari instansi/lembaga yang bergerak pada bidang tersebut.
2. Mechanical Competition part-VIII tingkat Nasional (mechom)
Lomba fisika mekanika tingkat SMA
3. Alternative Energy Competition 2009
Kompetisi pengembangan energi pengganti energi fosil untuk Universitas di Indonesia
4. Mechanic’S Skill Competition part IV (MSC)
Kompetisi mekanik untuk siswa SMK se Jawa-Bali
5. Engine Tune Up (ETU)
Servis gratis untuk kendaraan roda 2 dan roda 4 oleh Lembaga Bengkel Mahasiswa Mesin. Khusus roda 2 akan disediakan busi dan oli gratis.
6. Mesin Rally 2k9 (Discover the Sparkle, Preserve the Environment)
Berkeliling ke tempat-tempat menarik di Surabaya dan menanam pohon.
7. M_I_Parade (Change Ur Energy)
Kompetisi parade band terbuka
8. Rally Photo on d’Spotz
Kegiatan menarik bagi pencinta fotografi
9. Islamic Book Fair 2k9
Bursa buku Islami murah yang dipersembahkan oleh LSM Ash-Shaff dari Teknik Mesin ITS
Datang dan jangan lewatkan acara akbar yang hanya dilaksanakan setahun sekali!
April 28th, 2009 at 22:49
Mohon tanya..
Klo mo pake ruang pertemuannya yg di balai pemuda utk resepsi pernikahan,kudu m’hub sapa yaa…??? Kira2 brp hrgnya skrg..??
Bagi yg tau,mohon bantuan infonya.
Thnx..
December 11th, 2009 at 20:29
Saya selaku blogger mengajak pemuda untuk ikut serta dalam rangka mengembalikan jati diri bangsa
July 6th, 2012 at 09:46
Ayo Rek Nanti Malam tgl 6 Juli 2012 Nonton Rame2 SAGITA & ROY BOMERANG di Balai Pemuda Jam 18.00 WIB
July 6th, 2012 at 09:47
Sagita & Roy Bomerang Hari ini tampil di Balai Pemuda Surabaya
January 29th, 2013 at 16:25
kalo yang buat tugu pahlawan sapa?