Mengenal Majapahit melalui situs Trowulan

Ke mana biasanya Anda menghabiskan hari Sabtu dan Minggu Anda? Bersantai-santai di rumah? Olahraga? Jalan-jalan ke mall yang tersebar di hampir semua sudut kota Surabaya? Atau mencari hawa dingin ke Malang, Batu, Trawas, Tretes dan sekitarnya?

Kenapa tidak coba berkunjung ke Trowulan? Di sana kita bisa menyaksikan berbagai peninggalan Kerajaan Majapahit, yang konon merupakan Kerajaan terbesar di dunia saat itu. Wilayahnya meliputi seluruh Nusantara, dari ujung Sumatera hingga ujung Papua, bahkan hingga ke Malaka, bahkan India

Apa benar demikian? banyak yang masih masih ragu apa benar Majapahit sebesar itu? lalu mengapa bisa runtuh begitu saja dan bekas bangunan kerajaannya hingga kini masih menjadi pertanyaan? Kerajaan Jogjakarta saja hingga kini masih ada, padahal tentu dulunya tidak sebesar Majapahit!

Untuk menjawab keraguan tersebut hingga saat ini para ahli sejarah dari berbagai penjuru dunia terus melakukan penggalian peninggalan Majapahit dan berusana merekonstruksi bangunan pusat Kerajaan Trowulan sendiri dipercaya sebagai Pusat Kerajaan Majapahit. Di sana banyak ditemukan peninggalan masa lalu. Menurut sebuah poster di Musem Trowulan, peninggalan tersebut diantaranya:

  • Situs Yoni Klinterejo,
  • Gapura Wringin Lawang,
  • Candi Gentong, Candi Brahu,
  • Makam Putri Cempa,
  • Kuburan Panjang,
  • Pusat Informasi Majapahit atau Museum Trowulan,
  • Kolam Segaran,
  • Candi Minak Jinggo,
  • Gapura Bajang Ratu,
  • Situs Pemukiman Segaran,
  • Situs Pendopo Agung,
  • Situs Sentonorejo,
  • Candi Tikus,
  • Situs Kedaton, dan yang terakhir
  • Makam Troloyo

Jika Anda tertarik berkunjung ke sana, saya sarankan untuk berkunjung ke Museum Trowulan / Pusat Informasi Majapahit terlebih dahulu. Dari sana Anda bisa mendapatkan petunjuk lokasi situs-situs yang lain yang letaknya memang tersebar. Rutenya cukup mudah. Dari Surabaya Anda bisa langsung mengarah ke Mojokerto. Setelah sampai Tjiwi Kimia, lurus saja melewati Jembatan Kali Brantas dan terus melalui By-Pass Mojokerto ke arah Jombang. Setelah bertemu dengan Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (di sebelah kanan jalan), Anda bisa mulai mengurangi kecepatan. Sebentar lagi Anda akan bertemu dengan perempatan tanpa Traffic Light. Terus saja. Nah, perempatan di depannya lagi, yang ada TL-nya, Anda belok ke kiri. Di sebelah kanan dan kiri jalan ada semacam gapura khas Majapahit. Kurang lebih 100 meter setelah belok kiri, Anda akan menemui Kolam Segaran di sebelah kiri jalan. Maju sedikit lagi, lihat ke kanan. Di sanalah letak Pusat Informasi Majapahit atau Museum Trowulan.

Oia, ada cerita unik tentang Kolam Segaran. Kolam yang luasnya berhektar-hektar dan selalu dipenuhi air ini konon dulunya adalah tempat perjamuan tamu-tamu kerajaan. Pada saat itu piringnya terbuat dari emas. Untuk menunjukkan betapa kayanya Majapahit, selesai jamuan, piring-piring emas tersebut langsung “dibuang” ke kolam segaran! Para tamu-pun dibuat terheran-heran dan takjub! Padahal setelah mereka pulang, piring emas tersebut diambil kembali! Hehehehe…

Selamat berwisata sejarah!

FOTO
Atas: salah satu candi di Trowulan
Bawah: pintu masuk Museum Trowulan

kok bisa foto? lha iya wong saya udah ijin penelitian ke BP3, kok! :D

52 Responses to “Mengenal Majapahit melalui situs Trowulan”

  1. Anang :

    menarik sekali nih..

  2. STR :

    SIIIIPPP….!!!

    semisal TPC mau kopdar di sini, situ siyap jadi korlap yak? :D

  3. cempluk :

    cempluk pernah gak yah kesana ?? *inget2 dulu isi memori kepala*..Spt nya pernah maen kesana..:D menarik euy..

  4. aRuL :

    weah kapan2 teman2 TPC napak tilas majapahit yuk :)

  5. anasmcguire :

    gud…. gud…. gud….

  6. ngelamunista :

    mas, tolong dibahas kolam segarannya dong. saya kagum sekali di jaman itu mereka bisa buat kolam buatan semegah itu

  7. yuki :

    kabarnya kolam segara itu jadi titik utama pemetaan kembali kerajaan Majapahit ya? kalo ndak salah ada proyek revitalisasi Majapahit. Makanya sekarang dibikin petanya dulu, ditelusuri dimana titik utama kerajaan itu berada

  8. angki :

    Emang aneh banget ya, kerajaan sebesar itu (katanya) bisa hanya tinggal puing-puing, Angki haqqul yakin dibawa Belanda waktu masih jajah Indonesia dulu. Misal tiap tahun dibawa 10 arca ke BElanda , itu berarti 3500 arca sudah ada di Belanda kan?????? :( Lah gimana candi-candi yang lain?????? Arca Joko Dolog aja dulu mo dibawa Belanda, tapi gag jadi

  9. galih :

    Nice article, rute-nya ke sono aja agak blum ngeh… ini yang dekat jalan provinsi itu ya?

  10. fahmi! :

    informasi menarik. aku juag pingin nengok situs trowulan itu, cuman belom sempat pergi kesana. selain itu pergi sendiri juga nggak asik, perlu ngumpulkan teman :)

  11. Arizal Nur Rokhim :

    aq penasaran bgt ama kerajaan majapait

  12. ikhsan :

    tinggalane kerajaan majapahit sing nglumpuk nang museum trowulan lagi thitik, isih akeh sing semebar. nek ono sing duwe data kehidupan sehari-hari koyo to panganan, sandangan, perhiasan, penghidupan, kesenian tentang kerajaan majapahit tulung bagi-bagi informasi. maturnuwun

  13. Paskalis :

    That’s great!

  14. ika :

    setelah baca buku “Gajah Mada” karangan bpk langit kresna haryadi, n bc ttg artikel diatas, bwat sy makin kagum, gila man, tob bgt dah… jakarta punya organisasi revitalisasi kota tua, mojokerto harusnya ada juga dong, itu bagian dari sejarah yg amat sangat wajib dilestarikan,
    gila top bgt…. ga ada kata lain top9x…..

  15. eki :

    Tambah lagi dong cerita ttg Majapahit. Rasanya qta makin ter kagum2 akan kebesaran Kerajaan Majapahit yg pada jamannya bisa menyatukan Nusantara, malah merambah sampai ke Asia. Sayang, belum ada yg bisa menggambarkan bentuk kerajaan itu secara lengkap. Semoga proyek revitalisasi Majapahit akan berhasil. Siapa tahu nanti bisa jadi obyek pariwisata internasional…..

  16. hirman :

    Manusia sekarang harus menyadari bahwa kemampuan tehnologi semata tidak dpt diandalkan. Apapun kepercayaan yang dianut masa Majapahit ( sangat heterogen ) terbukti kemampunan tehnologi mereka ditunjang dng keyakinan rohaniyang benara-benar mereka hayati dng iklas dan khusyu’ .
    Semoga kita bisa baerkaca dari sejarah masa lalu, terutama Majapahit !

  17. DEWI ANGGITA :

    baguuuuuuuusssszzzzzzzzzzzz!!!!!!!!!!
    buangeeeeeeetzzzzz!!!!!dech nich to nambah ilmu sejarah. sejarah I LOVE U

  18. udin :

    Mas det, pencen ok2 artikel.
    btw boleh g belajar,walau secuilllllll?

  19. hamzah :

    keterangan tentang situs bersejarahe kurang rek

  20. gie :

    meeeeeeeeeeenaaaaaaaaarikkkkkkkkk……………..
    saya mengusulkan,” gimana kalau di adakan tour k sana dari jakarta. mungkin bp3 bisa nagasih fasilitas yang memadai.”

  21. okvi :

    sangat-sangat menarik.tapi semoga ditambah lagi sejarahnya selengkap mungkin

  22. imam :

    majapahit sebagai kerajaan besar dinusantara yang pernah ada merupakan warisan besar cita-cita persatuan bangsa dan selayaknya dilestarikan melaui perawatan situs sejarah dan pewarisan cerita kepada generasi selanjutnya

  23. ce smart :

    emmm…. oke juga tempatnya. aku kyknya mw ksna minggu besok…

  24. udi :

    aku kerja di Pegadaian,namun aku tertarik dengan arkeolog.
    didesaku ada bangunan candi,yoni dan batu dakon.kondisi nya saat ini gawat,dijadikan makam umum oleh warga.tolong aku,gimana caranya lindungi situs itu.
    udi: hp 0812 1000 9341

  25. iwan nur hasan :

    tolong di tampilkan lengkap situs majapahit dan gambar lewat email saya.

  26. arto :

    sipppppp tenannnnnnn……..

  27. tompel :

    mas, jelasin tentang benda-bendanya donk!!!!

  28. marzuki :

    oke bos, bagus banget ini situs, saya berharap ini dikembangkan oke.

  29. mpu barada :

    majapahit emang keren banget menurut ceritanya dulu. sampe sekarang pun daerah trowulan masih punya aura dan pancaran energi yang luar biasa. tapi sayang pengelolaannya kurang maksimal. terkesan asal2an.
    btw soal museum trowulan… hmmm… ga taw deh… tuh galery pa museum yah? kok banyak arca barunya (repro) yaah? Tanya kenapa???

  30. emje :

    kapan ya. . . film tentang majapahit di buat.???
    klo ada yang buat pasti lebih keren di banding 300, gladiator, or apalah buatan Holywood.

    sepakat g brooo???

  31. ali :

    ada yg mau ke situs Trowulan gak ya Maret ini? Mungkin bisa pergi rame2 nih. Tapi saya datang dari Jakarta, jadi basecampnya di Malang :-)

  32. Seminyak Villas :

    Film tentang Majapahit? Boleh juga tuh… pasti bagus deh kalo dibuat. sepakat bro…

  33. imam munadjad :

    aku dadi pengen banget ke Trowulan sambil berimajinasi-syukur da yg mo barengan bisa rame n asyik. Siapa tau dpt inspirasi bikin film kaya last emperor

  34. Ki Ageng Mangir :

    BREAKING NEWS: Saat ini sedang dipersiapkan proses produksi Film Kolosal Layar Lebar dan Mega Sinetron dengan judul ‘MAHAPATIH GAJAH MADA’ produksi PT TAWI NUSANTARA FILM (Pamulang) dengan Sutradara Renny Masmada, yang telah mempelajari Sejarah Mahapatih Gajah Mada selama 20 Tahun. Saat ini sudah bisa dilihat pembuatan setting & property-nya di lokasi shooting di Kp. Cogrek Ds. Peusar Kec. Panongan Cikupa-Tangerang. Rencana film ini nantinya akan dipasarkan di seluruh Asia Tenggara. Terima kasih (PT TNF PUBLICATION DEPT)

  35. Yuni :

    That’s the real history…

    I Love Indonesia

  36. rara :

    kebetulan kemarin biz maen kesana, g nyesel pernah datang ke trowulan.
    Puas banget,

  37. qween :

    wktu study tour dah kesitu ternyata bagus banget..
    bisa tau banyak s stu..

  38. bintang :

    mas mau tanya kalau dari arah malang ke trowulan naik kendaraan umum rutenya gmn? tarifnya kr2 berapa?

    kami rombongan dr jogja mau ke trowulan via malang, tapi g tau rute.

    thanks berat!

  39. irwan :

    saya sangat bangga kepada majapahit ! karena dari sanalah kita bisa belajar menjadi bangsa yang besar @

  40. jurex_katro :

    Bangkitkan Indonesia KUNA masa lalu yang penuh DAMAI,GEMAH RIPAH,LOH JINAWI….tapi apa mungkin ? karena mayoritas rakyat Jawa orang ISLAM ?……

  41. virgin :

    ocey banget emang gag d duanya deh . . . . . . .

  42. Dhinny :

    Bermanfaat banget!! :)

  43. jaya :

    udah ada niat sih bro, tp msih pengen cari litratrur dulu jadi begitu sampe sana udah paham tujuanya kemna aja. nice posting bro. kalo bisa sekalian di ulas peninggalan candiya donk bro. jadi yg blom bisa kesana bisa sedikit ngerti. hehe cuman saran :)

  44. jaya :

    Mantaf gan. Hari ini ane sowan bareng temen2 di twiter @wisatapurbakala mau kasana. Rencana nginep di pendopo. Pagi baru explore hehe

  45. inggar :

    monggo mriko sedoyo…..

  46. I Wayan Darma Susila :

    aq belum pernah kesana, namun udah ada rencana and pengin nginep dipendopo ama temen2 bila ada ijin …

  47. nur fais fidianto :

    aku wes nang rono ono candi tikus bajng ratu wiringin lawang berahu pendepo agung banyu segaran patung buddha

  48. nur fais fidianto :

    aku wes nang trowulan kabeh

  49. ratik prayojono :

    E 2Masih banyak utk digali misteri peninggalan kerajaan majapahit ini. Sy yakin peninggalan msh tertimbun lumpur saat pagunung anyar timbul saat itu krn katanya lusi terjadi setiap 200 tahun sekali. Mungkin keterbatasan dana pemerintah utk masalah arkeologie ini. Kolam satu gede saja yg di singosari yg menemukan belanda saat itu 1932 dan digali sekarang bs dinikmati oleh bangsa kita. Dan tdk sedikit yg melakukan rt ritual mengenang ibu ken dedes yg merupakan cikal bakal raja2 majapahit dan raja2 mataram.

  50. harmony :

    kejayaan leluhur kita sangat mengagumkan..saya harap bangsa ini yang nota benenya adalah generasi penerus bisa jaya seperti kejayaan masa lalu…majapahit…

  51. ninik :

    betapa sueenengnya hatiku kalo majapahit bisa dibangkitkan lagi.kedepan bisa untuk wisata pendidikan sehingga generasi muda tdk lupa akan sejarah dan asal-usulnya.sekalian jd income daerah jg kan!selama ini yg sy tau negara2 maju dan mjd besar sll melestarikan budayanya dan tdk meninggalakn sejarahnya. Siiip lah…..

  52. Melestarikan Patung Trowulan Mojokerto | TUGUPAHLAWAN.COM :

    […] ingat dengan tulisan lamaku tentang mengenal Majapahit melalui Trowulan? Di Trowulan ada banyak banget situs yang diyakini sebagai peninggalan Majapahit yang di dalamnya […]

Leave a Reply