Reyog dari Surabaya Panen Tepuk Tangan

Sabtu (27/12) grup Reyog Setro Bakti Budoyo Purboyo tampil cantik dalam Festival Reyog Nasional XV yang sedang berlangsung di Kabupaten Ponorogo.

festival reyog

Penampilan grup Reyog asal Surabaya ini mampu memukau ribuan penonton yang memadati alun-alun Ponorogo sejak pukul 19.30 hingga pukul 24.00. Beberapa kali penonton di tribun utama (tempat para undangan dan wartawan berada) berdecak kagum dan memberikan tepuk tangan meriah.

Dalam Festival Reyog ini peserta diwajibkan untuk membawakan tarian Reyog lengkap. Tarian tersebut menceritakan perjalanan Prabu Kelono Sewandono dari Kerajaan Bantarangin yang ingin melamar Dewi Songgolangit dari Kerajaan Kediri. Sang Prabu dikawal pasukan berkuda dan patih Pujangganong yang terkenal sakti. Di tengah perjalanan rombongan dihadang oleh Singo Barong dari Lodaya Kediri. Pertempuran sengit akhirnya bisa dimenangkan oleh Prabu Kelono Sewandono setelah memukul Singo Barong dengan Pecut Samandiman.

Penampilan tim Surabaya sungguh atraktif. Berbeda dengan tim lain yang hanya menampilkan 3 penari Pujangganong, tim dari Surabaya menampilkan 15 penari. Selama pertunjukan mereka menyuguhkan gerakan-gerakan yang atraktif. Beberapa kali membuat formasi bertumpuk tinggi seperti yang biasa dilakukan oleh cheerleader.

Tepuk tangan kembali bergemuruh ketika Pecut Samandiman ditimpakan ke Singobarong dan keluar efek halilintar dari kembang api. Benar-benar menghibur. Beberapa penonton di kanan-kiri saya berdecak kagum sambil menyebut bahwa tim Surabaya yang akan keluar menjadi pemenang.

Seorang bule cewek asal Cheko yang berhasil saya wawancarai mengaku sangat terpukau dengan penampilan Reyog Ponorogo ini. Sejak hari pertama hingga tadi malam dia terus menyaksikan atraksi dari seluruh peserta. Puluhan kaset handycam sudah dihabiskan untuk merekam.

Festival Reyog Nasional ke XV ini diikuti oleh 50 tim. 25 dari Ponorogo dan 25 yang lain dari luar Ponorogo, termasuk Surabaya. Yang patut diapresiasi adalah partisipasi dari Semen Gresik yang ikut mengirimkan timnya. Universitas Jember juga mengirim tim. Sementara itu dari kalangan SMA ada tim dari SMA 2 Ponorogo dan SMKN 1 Wonogiri. Mereka bersama-sama melestarikan seni budaya bangsa! ;)

8 Responses to “Reyog dari Surabaya Panen Tepuk Tangan”

  1. Jamrud khatulistiwa :

    Wah ramai coba kalau ada dikalimantan.

  2. gajah_pesing :

    mangstafffff…

  3. Tujuh Grup Reyog Tampil Memukau | Kotareyog.com :

    [...] Reyog Setro Bakti Budoyo dari Surabaya [...]

  4. aCist :

    mantaph…..
    GLORY for ALL

  5. mantan kyai :

    berarti budaya cirlider itu terinspirasi dari reyogh ya. oic

  6. udin :

    ajang kesenian semacam ini patut kita apreasi……
    met meliput….klau kembali ke surabaya, bawah oleh2 ya

  7. azaxs :

    Siip! Reyog Surabaya mbois poll! :)

  8. luxsman :

    HIDUP AREK-AREK SUROBOYO…

Leave a Reply