Menuju Surabaya Cyber City

Pemkot Surabaya telah mencanangkan program Surabaya Cyber City sekitar setahun yang lalu. Tujuan dari program ini adalah meminimalkan kontak langsung antara kantor pelayanan dengan pengguna layanan. Dengan demikian diaharapkan penyimpangan-penyimpangan yang selama ini terjadi bisa diminimalisir.

Hal tersebut disampaikan oleh Arif Afandi Wakil Wali Kota Surabaya ketika menjadi keynote speaker dalam acara diskusi interaktif berjudul “Menuju Surabaya Cyber City” yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Sabtu (14/02/09) di Aula KRMT Fadjar Notonagoro, Kampus B Unair.

Launching Website Ikafe UnairDiskusi interaktif tersebut merupakan salah satu rangkaian acara launching website www.ikafeunair.org yang merupakan website alumni Fakultas Ekonomi Unair. Hadir sebagai nara sumber diskusi tersebut adalah Ibu Tri Risma Harini (Kepala Bapeko Surabaya), Bapak Chalid Buhari (Kadis Infokom Surabaya), Ibu Triana Multasya (EGM Telkom Divre V Jawa Timur) yang diwakili oleh Ibu Hana, Bapak Budi Widajanto (Ikafe Unair) dan Bapak Budi Juniarto (Kampoeng Cyber Kelurahan Kalirungkut).

Dalam diskusi tersebut didapatkan gambaran upaya yang telah dilakukan oleh Pemkot Surabaya bekerjasama dengan beberapa perusahaan untuk mengembangkan konsep dan melaksanakan berbagai upaya menuju Surabaya Cyber City. Kendala infrastruktur bisa diatasi dengan menambah anggaran. Namun demikian ternyata SDM di Pemkot sendiri masih banyak yang gaptek sehingga implementasinya belum bisa optimal.

Tri Risma Harini mengaku dirinya akan terus berupaya merunut akar permasalahan dan berusaha mencari solusinya bersama-sama dengan dinas terkait dan masyarakat. Ditambahkan lagi bahwa pengadaan infrastruktur IT harus dibarengi dengan persiapan SDM yang akan mengelola infrastruktur tersebut. Sebagai contoh, pengadaan fasilitas Hot Spot Wi-Fi di Taman Bungkul harus dibarengi dengan penyediaan tenaga keamanan yang bertugas menjaga pengguna internet di sana.

Budiono dan Novianto hadir mewakili TPC. Dalam sambutannya Budiono menyampaikan bahwa TPC siap menjadi katalisator di masyarakat dan mengawal Surabaya menuju Cyber City. TPC memiliki potensi tersebut karena semua anggotanya adalah pengguna internet aktif.

16 Responses to “Menuju Surabaya Cyber City”

  1. mbah sangkil :

    omongan mu ancen luas det, pantes jadi Duta besar TPC ancene

  2. JambronX :

    yo ngene rek,, ben suroboyo iso maju dalam dunia IT….

  3. aRai :

    duh salah baca ternyata KRMT Fadjar Notonagoro .. kirain teh KRMT RS yg terkenal itu, pedahal aku ngefans lho mang orang itu, pinterna masa oloh kalo masalah poto bugil (lmao)

  4. shei :

    Wah, saia dukung!!

    menuju surabaya yang lebih baik ^^

  5. mudz069 :

    Jujur saja diwajah saya tumbuh sedikit rasa skeptis dan pesimis bila untuk meminimkan penyimpangan itu kita hanya menggantungkan diri pada perangkat berupa “software”, berupa pembaharuan sistim dari manual ke digital.
    Saya selalu terbayang sebuah ungkapan yang terkenal, kalau bisa diperlambat ngapain dipercepat ?
    Saya pikir harus ada kombinasi antara sistim dan John Pantau karena seperti yang sudah umum, betapapun hebatnya suatu sistim pasti ada celah untuk dikadali.
    Masih segar dalam ingatan terbongkarnya penyimpangan di dishub tempohari. Ada John Pantau dari Polda yang nyaru sebagai sopir.
    Pengawasan saya rasa tak hanya cukup diatas kertas, tak hanya cukup dari balik layar monitor.

    Surabaya Cyber City ? Wow, it’s great.

  6. mudz069 :

    weeh, komenku dimakan aksimet……

  7. mantan kyai :

    top markotob …

  8. mie2nk :

    wah, aku benar – benar dukung kalo menuju cyber city.

    Klo SDMnya masih ada yang gaptek bisa juga diadakan pelatihan kerjasama dengan TPC.

    Mas DET bener – bener LUAS sak sembarange kok!!!

  9. Oky :

    setuju rek !!
    opo manej tahun iki + pemberdayaan anak muda untuk “mengamalkan” IT nang suroboyo.

    aq wes ngenteni progress se.
    tp yo nek isok ojok cuman majang hotspot publik tok rek….
    paling gk bantuan komputer ngono tha….
    percuma nek mbangun public hotspot tp sing nduwe cuman wong opo arek sing mek nduwe laptop !!
    podo ae mihak wong sugih tok lak’an ?!

    salam…..

  10. novi :

    di taman bungkul lebih banyak orang pacarannya..
    apa jangan2 pacaran butuh wifi apa ya ? :) )

  11. b43r :

    wah manteps niiiiii sipp biar sby gak kalah sama kota2 cyber yg laennya…. mantaps

  12. nggresik :

    gaptek opo wedhi gak ono gawean, opo wedhi gak ono ceperan
    ojo wedhi kelangan penggawean, justru nggawe komputer malah nggampangno penggawean

  13. Embun :

    Gimana kabar free-hotspot di MONKASEL.. masih nyala kah???

  14. Ericova :

    wah mudah2an terjadi cybernya

  15. ilham :

    slan knallllllllll

  16. ipnu-ippnu Ranting Kalirungkut :

    ayow tingkatkan lagi././

Leave a Reply