Buat saudara and saudari yang usianya sekarang diatas 25 tahun , tentunya pernah merasakan saat televisi cuma punya satu channel yaitu Televisi Republik Indonesia alias TVRI dengan motto “Menjalin Persatuan dan Kesatuan”, dan karena tidak ada tontonan lagi ya terpaksa tv yang ada ditonton juga.
Nasib TVRI mulai tergeser saat tahu 1989 , RCTI sebagai tv swasta pertama mulai siaran. Satu satunya hal yang membuat TVRI belum dilupakan saat itu karena RCTI masih wajib merelay siaran berita TVRI yaitu berita malam pada pukul 19.00 dan siaran dunia dalam berita pukul 21.00.
Sekarang nasib TVRI semakin nggak jelas , karena selain TV Swasta dan TV Daerah yang menjamur, ditambah lagi TV Kabel yang harganya kian terjangkau , saya yakin sekarang ini 99% penduduk kita udah tidak pernah nonton TVRI.
nah saya mau nanya nih , apa sih yang saudara dan saudari inget dari TVRI , ..???
Kalau saya Unyil, Klompencapir, Kura-Kura Ninja Toples, H-Man, Serial Lima Sekawan, Aku Cinta Indonesia (ACI), Oshin, The A Team, Chips, Aneka Ria Safari.
Masihkah semua masih ingat dengan TVRI…..???????
March 7th, 2009 at 16:23
Ini cerita tentang sebuah korban dari perubahan jaman, yang hanya menyisakan 2 pilihan, makan atau dimakan ?
TVRI adalah masa lalu.
Hanya 2 yang tersisa dalam ingatanku, dunia dalam berita dan sebuah cerita serial yang amat panjang, little house on the praire [mohon maaf bila ada kesalahan ejaan].
Yang bikin kenangan jadi buruk plus jengkel bukan acaranya tapi sebuah tulisan : acara ini terselenggara berkat kerajinan anda membayar iuran televisi
March 7th, 2009 at 20:13
wah..
memang sangat disayangkan jika stasiun televisi yang menjadi kebangga’an kita sudah tidak se”kokoh” dulu… tapi bagi saya, masih bagus kok…
soalnya saya dulu pernah maen ke TVRI di surabaya…
ya iya lah….???
kasihan karena termakan zaman… bener banget kata MR.mudz069
March 7th, 2009 at 23:29
klo mengingat keberadaan tVRI sekarang sangat di sayangkan… mengingat dulu TVRI begitu berjaya, apalagi pas dunia dalam berita jam 19.00 ama 21.00. smoga pemerintah lebih memperhatikan nasib TVRI ini…
March 8th, 2009 at 02:00
udah lama banget gak nonton TVRI
udah gak tau nada acara apa di situ???
March 8th, 2009 at 05:50
Loh kamu di atas 23 tah, man ??
Kalo aku Album Minggu :p
March 8th, 2009 at 08:04
ya maw gimana lagi…. kan semua orang kepingin nyari hiburan yang seger-seger… jadi kebanyakan orang di negara kita ini lebih milih stasiun swasta yang memiliki program2 menarik…. http://tugupahlawan.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif
March 8th, 2009 at 11:55
lama tidak berkunjung………..
mohon bantuan sosialisasi rekan2 untuk event aruhblogger ’09 kalsel ya
thanks
March 8th, 2009 at 13:00
99%??
kayaknya gak deh..
kalo mau buka puasa, orang surabaya pasti liat TVRI (kalo liat yang laen, brarti siangnya dia mokel).
TVRI sejatinya tidak hanya asal keluarin program. Banyak program2 andalan yang dikeluarkan TVRI, seperti olimpiade beijing kemaren. Dan HALO!!!! kemana TV-TV lainnya?? lebih mau nyiarin sinetron kali ya?
Dengan adanya siaran olimpiade itu, rating TVRI agak melonjak. Lalu ada PON, berita-berita pagi siang malam dan program2 lainnya. Sangat tidak adil sang penulis mengatakan hampir 99% tidak pernah menonton TVRI.
FYI, di Indonesia gak ada TV yang membagi siarannya menjadi 2 lho, di TVRI ada dua daerah yang gantian menyiarkan, ada TVRI nasional dan TVRI jawa timur. Dan tidak hanya itu, di setiap kota2 besar di Indonesia sudah ada TVRI-nya YANG menyiarkan tentang kebudayaan daerah masing2.
FYI lagi, tahun 2012 (cmiiw), menkominfo bakal men-digital-kan semua stasiun TV di Indonesia. Digital adalah mempunyai program2 tersendiri di kota2 besar di Indonesia. Dan TVRI? udah dari dulu.
March 8th, 2009 at 14:31
wew…hehehe…seng takapali yah, DDB, Unyil, Kartun KABUTO, wew…qqqqdulu aq msih pnya TIPI hitam putih…kwkwkwk.JADOLZ poll…klo pagi TPI, klo dah sore TVRI..hwehehhehe…
March 8th, 2009 at 18:21
Sengsara Membawa Nikmat, Siti Nurbaya, Nurhayati, elang perak, Flora dan Fauna, Diana … weleh banyak bleh program TVRI yg top markotop pada jamannya … dolo siarannya pun mulai dari jam 14.30 *masih inget pek* (lmao)
BTW iuran TV sekarang masih ada ya? kok ga pernah denger ada iuran TV ampe di cek ketiap rumah kayak dolo ya (rock)
March 8th, 2009 at 20:06
kalo aku ingetnya dan yang paling suka nonton “Den Baguse Ngarso”…
March 9th, 2009 at 04:28
Ada yg inget “Ketoprak Sayembara” sama “Depot Jamu Kirun” gak?
Sayang sekali TVRI Mayjend itu kan mau digusur! Apakah Anda rela TVRI digusur trus DIGANTI mall?
March 9th, 2009 at 04:30
Oia lupa, sy mau tanya sama dg pertanyaan Fenty: umurmu piro man?
March 9th, 2009 at 09:32
tvri apik acara musiknya, live!
ga ada yang lipsync
March 9th, 2009 at 10:28
kwakwakwakwak……..
ada yang oenasaran dengan Umur saya rupanya……..
March 9th, 2009 at 13:26
Mengapa pembangunan kok mengorbankan RAkyat KEcil dan selalu memihak Cukong alias monyet? bukan Pribumi dan jgn siasiakn kematian Bung Tomo dan Bung KArno utk memerdekaan Rakyat dari Pendjajah termasuk penjajah cina singkek ok guys?
Pilih partai Pro RAkyat dan sesuai PAncasila bukan SARA dan yg Disintegrasi BAngsa krn ini negara semua agaama dan suku kecuali Cina singkek yg moralnya taek asu
March 9th, 2009 at 14:50
album minggu…
terutama sing pas khusus kanggo anak2,….
wih… suenenganku pwol mbiyen!!…
March 10th, 2009 at 07:23
apa bukannya TVRI Surabaya sudah ivest digital utiliy? berarti nanti off dong?
March 10th, 2009 at 17:41
eman temen TVRI iki…kurang kreatip ngeramute lha pancen kurang bondone, sak no…sak no padahal jaringane luas
March 11th, 2009 at 12:14
sungguh memprihatinkan… TVRI yang notabene stasiun TV nasional pertama di indonesia kalah sama stasiun TV lainnya…
btw, acara favorit: Depot Jamu Kirun…
March 11th, 2009 at 12:41
Wah, para orang orang tua sedang berkumpul.. saya sih g tau acara TVRI, umur saya masih 17.
March 11th, 2009 at 13:12
Unyil aja sekarang dah pindah ke TV7 hahahahaha…
Seingat saya pembawa acara berita dan acara gelanggang ke gelanggang yang bernama Max Sopachua jadi anggota DPR dari Partai Demokrat…
March 11th, 2009 at 22:24
keyakinan sampeyan perlu diralat. di daerah pedesaan dan pinggiran, TVRI tetap menjadi salah satu pilihan warga untuk memperoleh informasi dan hiburan. Sebelum JTV dan tv lokal lainnya muncul, TVRI telah eksis mengusung budaya lokal melalui TVRI daerah yang tersebar di hampir semua propinsi.
Kita perlu memberi apresiasi pada salah satu acara abadi di TVRI, yakni “DUNIA DALAM BERITA”. Barangkali ini adalah acara paling awet dan nggak ada matinya.
HIDUP TVRI….
March 12th, 2009 at 19:10
Banyak program di TVRI yang sekarang malah jadi produk “kengen-kengenan” di TV swasta lain. Contoh nyata adalah “Zona ’80″ yang ada di MetroTV. “Dunia Berita Dalam” pun tak dipungkiri menjadi produk “kangen-kangenan” di, Youtube misalnya. Setelah melihat tayangan JAMBU (Juaman Mbuiyen) tersebut, pasti kita tergelitik. “Ih lucu ya, Mas Ari Wibowo nyanyi “Madu & Racun” gayanya kaya gitu!!” Belum lagi penari latar atau set dekornya. ITu semua memang gaya TVRI. di beberapa stasiun daerah TVRI, gaya itu tetap dipertahankan, SAMPAI SEKARANG. Karena orang yang terlibat pada episode JAMBU, masih ada bercokol di TVRI se-Indonesia. Ini adalah salah satu hal mengapa TVRI tidak bisa bersaing, atau minimal mengimbangi tv lokal, katakanlah, JTV. BTW, tahun 2010, kabarnya nggak ada tv yang siaran nasional kecuali TVRI. Semoga TVRI bisa berubah, at least marketable.
March 14th, 2009 at 03:37
kok yo sek orep!!!!!
hayo…hayo…bertebar kenangan…pokoke aku suka dunia dalam berita
March 14th, 2009 at 17:09
kalo q nggak da yang q inget, tapi yang q suka cuman satu acara orbit, yang bicarain soal it itu… tapi sayang sekarang udah nggak ada… padahal tuh acara menurutq paling keren dari acara yang lain…
March 14th, 2009 at 19:21
sebagai anak pegawai TVRI sebagian aku setuju dg artikel diatas tapi bukan sepenuhnya aku setuju yaa. TVRI berdiri dan bertahan hingga sekarang karena TVRI memiliki prinsip yang kini hampir tidak dimiliki stasiun tv lainnya. yakni edukasi dan turur melestarikan budaya Indo. Sudah lupakah anda TVRIlah yang melahirkan artis-artis Indo.!! TVRI kini memang dalam regenerasi. pegawai2nya pun kini mulai pensiun. Tapi!!! Coba anda lihat program BERITA JAWA TIMUR stiap hari jam 17.00 wib anda akan melihat perubahan format berita di TVRI. Memang tidak sehebat punya RCTI atau SCTV dan TV one. Tapi TVRI telah sedikit merubah konsep dan mau mengikuti perubahan teknologi yg modern.
Untuk program non berita, TVRI masih mempertahankan tontonan edukasinya. biarpun seringnya dengan konsep dialog, jiwa TVRI yang memberikan tontonan yang edukatif dan informatif patut kita hargai… Hanya kini SDM TVRI mulai menurun itupun didukung dengan usia pegawai yang tidak lagi muda. Maka dari itu info terbaru dari TVRI, TVRI akan membuka peluang 2 th lagi bagi anda-anda yang ingin tetap memberikan tontonan yang edukatif dan informatif seperti yang dipertahankan TVRI selama ini..
waduh kok jadi banyak yaa.. ga kerasa sih nulisnya… btw thx ya..
April 9th, 2009 at 09:45
28.
demi exist nya NKRI… simboel2 persatoean mesti ada yg peduli…. perlu ada perubahan sistem yg fundamental di internal TVRI… SUDAH SEMESTINYA simboel persatoean LEADING DLM PER TVan di negara sendiri ; namanya juga RI TV.. jangan loyo donk.. cepetlah Turuntangan Hai ‘INVISIBLE HAND’ ,, yg kebabat mesti LEGOWO, ( jng malah ngerumpi dan nggembosin). gitu ?
July 21st, 2009 at 22:28
wah jangan jangan lagi ada laporan khusus dah… dulu tuh kalau udah malam minggu pas nunggu film lepas habis dunia dalam berita ada laporan khusus yang isinya pak moerdiono pasti kelewat deh film lepasnya…
Tapi yang jelas dulu banyak program2 bermutu dari TVRI, tidak seperti tv2 swasta yang hanya mengandalkan sinetron2 tidak bermutu..
Sekali di udara tetap di udara —-> punya RRI apa TVRI ya?
January 4th, 2010 at 15:50
Ya kalau saya sih jarang kalau nonton TVRI. Soalnya acaranya lebih menarik TPI dibandingkan TVRI. Kalau TPI ya kalau malam minggu itu kalau nggak Warkop DKI ya Rhoma Irama.
June 28th, 2011 at 11:42
senengnya dulu klo nonton album minggu ma ria jenaka…