Bismillahirrohmanirrohim
Gresik, 9 April 2008
Dalam Headline surat kabar hari ini menampilkan berita perseteruan Group Band SLANK Vs Anggota DPR/MPR yang keberatan terhadap lirik lagu SLANK tentan korupsi di gedung senayan. Saya jadi geli dan prihatin atas sikap anggota DPR kali ini… Lha Wong mereka itu kan penyanyi ya wajar kalo Vokalisnya memang “vokal”….. sebab selama ini kan yang jadi berita kan terdakwa atau saksi yang menjadi “Vokalis” saat sidang…
Sudah bukan rahasia umum lagi kalo jaman sekarang kalo mau kaya ya jadi anggota DPR/MPR cuman duduk, diam atau mungkin tidur dalam rapat dapat gaji dan tunjangan gedhe.. belom lagi kalo mau jalan jalan atas biaya dinas wuih… tambah bikin kita lupa diri…jabatan dan kekuasaan seperti itu memang seperti ayunan bayi yang bisa menina bobokkan siapa saja. Dan jika “mereka” merasa terganggu dan terancam kesenangannya dia akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankannya. Padahal Jabatan itu adalah amanah dari rakyat, dan jika masih ada rakyat yang belum merasa “diwakili” aspirasinya yah pastinya ada yang bersuara, berontak, ataupun marah terhadap wakilnya. “mereka” itu dipilih langsung oleh rakyat bukan di lotere kata Bang iwan fals. tapi kelakuannya memang sugguh memprihatinkan. Rakyat sudah berusaha sabar, tapi kebijakan pemerintah malah menyengsarakan rakyatnya tanpa ada perjuangan atau penolakan dari “wakil rakyat” kita yang di DPR. Tapi kalo menggodok “UUD” yang bisa menambah kocek mereka, dengan semangat 45 mereka akan bekerja lembur siang dan malam untuk itu.
Seharusnya semua aspirasi berupa apapun dari rakyat yang nota bene kan macem macem profesinya yah mbok ya “mereka” itu sadar bahwa yang namanya rakyat itu semua kalangan dan semua profesi ada termasuk penyanyi atau group band yang dengan caranya menyampaikan aspirasi rakyat itu… Gitu aja koq repot… mbok ya mikir rakyatnya, mbok ya mikir apa memang kelakuannya memang bener seperti yang di nyanyikan SLANK ? kalo dia bukan termasuk yang di sindir yo wis … kalo memang dia marah dan tersindir dan tersinggung yah..berarti jangan salahkan kita yang menilai yang marah itu berarti “pelaku” nya.. ya toh .. he he he he..
JANGAN JADI BANGSA YANG ANTI KRITIK
JADIKAN KRITIKAN SEBAGAI MOTIVASI PERBAIKAN DIRI DAN BANGSA.
JANGAN BIARKAN KEJUJURAN DI NEGERI INI DIBUNGKAM DAN DIBERANGUS LAGI SEPERTI REZIM ORDE BARU.
MARI SAMA SAMA BELAJAR BERPIKIR DEWASA DAN BIJAKSANA.
Salam Damai
Teriring Do’a untuk kebaikan Bangsa tercinta.
Cak Dul.
April 9th, 2008 at 10:47 am
wow… sepakat dengan cak dul!!.. la wong itu juga termasuk salah satu aspirasi rakyat!!. kalau gak pernah melakukan (*korupsi*) kenapa mesti tersinggung!!
*btw ni di headline surat kabar apa!
April 9th, 2008 at 11:06 am
*liat komentnya kktian, sang slankers*
mmm, no koment dulu aja
April 9th, 2008 at 11:25 am
hahahahaha…
kucluk semangat banget?!
April 9th, 2008 at 11:29 am
TERINSPIRASI HEADLINE SURAT KABAR “SURYA” koran jawa timur.
April 9th, 2008 at 12:50 pm
ya klo tersinggung berarti itu artinya DPRnya sifatnya memang begitu. la kalau sifatnya ga begitu mana mungkin tersinggung…lagian klo protes sekarang DPR kayak kurang kerjaan…mending menurunkan harga makanan pokok supaya rakyat kecil bisa maem…….dari pada jadi bintang infotaimen..sok ngartis .TUl ga….
April 9th, 2008 at 1:21 pm
itu ternyata DPR salah mengerti, karena sebetulnya lagu tersebut adalah lagu berdasarkan gosip di jalanan. Yang gak tau kebenarannya.
Piss!
April 9th, 2008 at 3:52 pm
sewot boleh, tapi jangan pake fasilitas negara
repot amat ngurusin liriknya slank…
emang gak ada urusan rakyat yang lebih penting lagi ?
April 9th, 2008 at 4:43 pm
huhuhuhuhuhu…. mungkin “kerjaan” mereka udah “selesai” semua, jadi ya ngurusin yang iseng aja
April 9th, 2008 at 4:46 pm
liat sisi baiknya,,
itu bukti kalo para penggede kita masih punya kuping,,
walo dalam konteks parno alias paranoid bin ge-er,,
April 9th, 2008 at 5:21 pm
sepakat karo cak dul…
itupun lagu slank tahun 2000 kan..udah lama dirilis tuh lagu, eh baru ketahuan dan booming skrg.gak masuk akal..ngelihat berita infotainment, ketua dewan kehormatan dpr pada mencak mencak, gak terima…
April 9th, 2008 at 7:04 pm
dasar DPR/MPR ga tau diri!!
Tenang aja Slank,,
Slankers akan slalu bersamamu!!
April 9th, 2008 at 10:29 pm
wes ngga ikut2an ah urusan politik , dari dulu sampe sekarang bikin panas..panas…panas…badan ini , pusing..pusing..pusing..kepala ini..
April 10th, 2008 at 3:39 am
disini..
tempat cari senang…
salah besar kalau kau cari uang..
disini tempat orang penuh kreativitas..
tempat orang orang yang cerdas..
kayaknya para anggota dewan pada nggak dengerin mars slankers nih…
: P
April 10th, 2008 at 11:21 am
ketahuan kapasitas anggota dewan kita kan
hanya bisa ngurusin urusan sepele
urusan yg kronis gak tersentuh
daripada sibuk ngurusin slank kenapa gak sibuk ngurusin harga sembako yg melambung, minyak tanah langka, kelaparan, kurang gizi dan semua kebutuhan primer bangsa ini.
April 10th, 2008 at 4:13 pm
ono opo woi..?..?
politik lagi….
mbok ngomongin yang laen gitu, kayak MCR..?..?
*hidup MCR*
April 10th, 2008 at 5:06 pm
Hidup Slankers!!!
Yihaaa!!
Emang Babe-Babe tuh yang ndak punya malu, lha kok nyalahin Slank?
Apa kata Dunia???
April 10th, 2008 at 6:59 pm
** Hidup ** (jiwa slankers keluar)
hahaha….
April 11th, 2008 at 9:38 am
Untuk Cak Yunan dan Cak Aziz.. yang Anti politik…:D
masalahnya ini masalah politik atau bukan yang terpenting adalah kita sebagai generasi penerus bangsa ini gak boleh tinggal diam bila melihat ketidak jujuran atau ketidak adilan ataupun ketidak beresan para pemimpin kita , minimal kita tulis dibolg isi hati atau aspirasi kita minimal supaya dilihat dan didengar syukur syukur kalo suara kita membawa perubahan yang lebih baik….
lak ngono tah cak sing apik….
ojok terlalu cuek lah.. dengan keadaan di sekitar kita… oke..piss…men…
April 11th, 2008 at 9:58 am
sy seneng banget masih banyak orang2 yang vokal dengan Indonesia. Maju terus SLANK! Meskipun sy kurang bisa menikmati lagu2nya slank, tapi saya sangat salut dengan cara slank menjadi seniman, karena benar2 berangkat dari kehidupan nyata di dunia, nggak mlulu tema nya cinta2 an.
Kita harus bisa jadi bangsa yang transparan, dan mungkin ini saatnya rakyat mendidik para pemimpin untuk mengerti arti sesungguhnya dari menjadi seorang pemimpin.
Syarat no 1. HARUS BERSEDIA DIKRITIK!!!
Baru yang lain2 nya bisa berubah…
Pokoke, sekarang bukan lagi jamannya korupsi, sekarang jamannya kejujuran dalam melayani! SEMANGAT, rek!!!
April 11th, 2008 at 10:18 am
wew betul juga cak dul…
kalo ga salah ngapain takut ;))
selama ga berbuat ya ga usah tersinggung ;))
toh itu semua untuk kebaikan kita semua
April 11th, 2008 at 4:39 pm
Yang milih anggota DPR/MPR itu kita2 juga kan/kah…? makanya nanti kalau milih lagi, ati2…
April 12th, 2008 at 12:18 am
[...] malam ini saya sempat membaca posting Eko dan Cak Dul Hafidz. Topiknya seputar lirik ‘terkutuk’ [...]
April 12th, 2008 at 3:34 pm
hidup kebebasan….wah wakil rakyat tersindir nih..kalau merasa tersindir berarti benar adanya
April 12th, 2008 at 3:43 pm
hidup kebebasan….wah wakil rakyat tersindir nih..kalau merasa tersindir berarti benar adanya……
April 13th, 2008 at 3:17 am
“Sudah bukan rahasia umum lagi kalo jaman sekarang kalo mau kaya ya jadi anggota DPR”
Tulung diralat bro, kata-kata “bukan rahasia umum” itu, artinya bisa menjadi “rahasia pribadi”. Kalo gitu, harusnya kita malah nggak tau dong? Kecuali kalo, “Sudah rahasia umum…” artinya kita semua emang udah tau, dan itu sifatnya udah bukan rahasia lagi. Oke? Piss….
April 14th, 2008 at 12:45 am
GOBLOK BENER ANGGOTA DPR….LAPO NGURUSIN SLANK MENDING GOLEK COLONGAN MANEH SING AKEH….
POMPONG DORONG KONANGAN
April 14th, 2008 at 8:04 am
@dwitri
mas gak perlu pake caps lock, nulis biasa aja gitu pake huruf kecil.
October 18th, 2008 at 6:58 am
[...] malam ini saya sempat membaca posting Eko dan Cak Dul Hafidz. Topiknya seputar lirik ‘terkutuk’ [...]