
Seperti yang kita ketahui bersama kemarin, Selasa 6 April 2008. TPC diundang oleh kak Linda Rachman dari HRFM untuk on air. Sayangnya kru kita banyak yang berhalangan dan hanya Pandu yang berhasil sampai di HRFM (thx Pandu). Karena hanya 1 org yg datang, akhirnya HRFM membatalkan acara tersebut.
Sebagai konsekuensinya, manajemen HRFM memberikan SP1 (surat peringatan pertama) kepada kak Linda. Tentunya kejadian ini sungguh diluar keinginan dan kesengajaan kita bersama. Karenanya, saya, mewakili seluruh kru TPC (telah) mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut.
Permintaan maaf telah saya sampaikan via sms. Kebetulan sekali hari ini saya ada training di Graha Pena, 2 kali saya mampir ke HRFM namun sayangnya kak Linda tidak ada ditempat.
Saya sangat malu dan sekaligus sangat merasa bertanggung jawab atas kejadian ini. Dengan ini saya juga mengucapkan permintaan maaf kepada segenap rekan2 TPC karena saya telah membuat deal dengan pihak HRFM tanpa diskusi terlebih dahulu.
Saya melihat yang terjadi adalah sebuah miskomunikasi besar. Harap tidak saling melempar kesalahan karena saya yakin kejadian kemarin bukanlah sebuah kesengajaan.
Sekali lagi, saya sebagai pribadi mengucapkan permintaan maaf kepada Kak Linda Rachman dan kru TPC. Semoga dengan kejadian ini TPC justru bisa semakin solid. Trims.
May 7th, 2008 at 19:51
Aku juga minta maaf Cak Jiewa… jam segitu masih kuliyah…
May 7th, 2008 at 19:51
Aku juga minta maaf Cak Jiewa… jam segitu masih kuliyah…
aku kemaren ditelpon mbak Linda juga…
May 7th, 2008 at 21:05
Kemaren pas mau keluar ruangan, Mbak Linda-nya lagi di dalam. Jadi permintaan maafnya saya titipkan ke kru laen. Tapi waktu ngobrol 10 menit sebelumnya udah bilang, kok.
May 7th, 2008 at 21:42
saknone dik pandu…
*ngelus-ngelus gegere*
May 7th, 2008 at 21:50
Duuh sungguh disayangkan kejadian ini , semoga untuk selanjutnya lebih diperhatikan
Kemaren jam saya mepet , karena ada acara donor darah di kantor. Mungkin lain kali bisa datang
May 7th, 2008 at 23:01
buat mbak linda, HRFM, dan mas jie, maafkan diriku juga ngak bisa datang, kuliahku ndak bisa ditinggal sudah keakehan bolosnya
semoga jadi pelajaran kita bersama yah
May 8th, 2008 at 06:26
udah, gak papa.. udah terjadi jie..
semoga ‘kejadian’ ini bisa jadi pelajaran..
1.kalo ada undangan apapun, sebelum dipublish harap didiskusikan dulu dengan anggota yang lain
2.kalo sudah deal, harus ada koordinator yang mencari pasukan dan memastikan siapa aja sudah sanggup hadir itu akan hadir betulan. koordinator sendiri juga harus datang
3.kalo memang gak deal, konfirmasikan dengan pengundang, paling telat sehari sebelumnya, biar mereka cari narasumber lain
PELAJARAN TERPENTING: INI FAKTA BAHWA ANAK-ANAK TPC MEMANG TIDAK SOLID. BANYAK YANG HABIS DAFTAR LANGSUNG KABUR. DAN INI HARUS SEGERA DICARIKAN JALAN KELUARNYA
May 8th, 2008 at 06:54
Kebodohan TPC ternyata udah memakan korban orang lain. SP1 udah keluar, tidak hanya bisa dibayar dengan permintaan maap.
Kredibilitas dan kepercayaan dibiarkan dipertaruhkan ck..ck..ck… padahal dalam dunia kerja 2 hal ini yg teramat penting.
Hal yg seharusnya bisa dicegah, tapi ya sudahlah.. saya sudah capek ngomong. Cuma bisa berharap semoga gak ada kak Linda-kak Linda lain nya.
Silahkan aja dilanjut segala macam toleransi dan tetek bengeknya, cukup sampai disini malu saya sebagai member TPC.
*Lho emang saya masih member tpc?? kok malah kritik*
May 8th, 2008 at 07:29
saya ikut prihatin… ikut juga minta maaf..
Maafkan Saya, Kak Linda

May 8th, 2008 at 07:57
mas jie, aq sendiri juga minta maaf, pasalnya kemarin aq bener-bener lagi gak da waktu, ada tugas dadakan yang harus aq lakukan. Makanya di komentarku pada artikel yang terkait bertuliskan:
Dan ternyata yang q takutkan terjadi dapat tugas buat nganter undangan. Akhirnya, gak jadi ikut deh. Maaf ya mas jie dan kak linda..
May 8th, 2008 at 10:45
@DET: Udah tau seperti ini masih ngotot HARUS POSTING?? lebih baik HARUS KOPDAR. Biar tau bahwa TPC itu ADA di dunia NYATA.!!
Dasar Jurnalis P***K
May 8th, 2008 at 12:13
Nggak nyangka efeknya seperti itu. Heran juga, katanya anggota TPC ada 430 orang..masa yang ke sana Pandu seorang. *maafkan saya juga Jie…
May 8th, 2008 at 12:18
Saya juga minta maaf ya..permintaan maaf juga telah saya sampaikan sama topan penyiar hard rock FM….Aku titipkan minta maaf buat linda juga sama dia…ayo bangkit TPC…
May 8th, 2008 at 15:46
Dear All….
Semua permohonan maafnya udah saya terima. Makasih banyak buat semuanya. Saya nggak mau menyalahkan siapa – siapa dalam hal ini. Tapi lebih kepada koreksi kepada masing – masing individu saja, semoga ke depannya lebih baik. Next time aku undang lagi. Btw, makasih buat Pandu yang Selasa kemarin udh dtg. Maaf kalo hrs plg lagi setelah jauh2 datang ke HRFM.
May 8th, 2008 at 17:07
Ok, mulai sekarang kita harus lebih solid. Targetkan minimal 50 orang anggota TPC hadir di JMP IV, minggu depan. Sekali lagi ada hal seperti ini, nama baik TPC bisa tercemar.
May 8th, 2008 at 18:26
Maap ya ndu, saya sangsi kalo bisa 50 orang. 15 orang aja dah bagus. Kondisi di Surabaya memang berbeda gak kayak di kota Jakarta.atau lainnya.
ini juga saya alami di komunitas milist Honda Tiger Mailling List Surabaya. Ngumpulinnya juga susyehnya minta ampun.
May 8th, 2008 at 19:24
@angki: dadi menurutmu gak perlu NULIS ta COK?! Kalo gitu diubah aja namanya jadi komunitas kopdar! tapi jangan2 kamu gak mudeng apa artinya blogger? yo wajar.. maklum.. mahfum..
May 8th, 2008 at 23:40
Pengalaman adalah guru yang terbaik…
trus pengalaman tuh bapak apa ibu ?hehehe…
yo wes…mari diperbaiki semua
Saya juga pengalaman kasus ini di komunitas2 blogger saya yg dulu , dan sampe saat ini pun yang aktif hanya itu itu saja , bahkan satu persatu mulai menenggelamkan diri..
Go Blogger Go
May 9th, 2008 at 05:36
@ avy
Dulu pas acaranya CNI-HR di TP bisa 20 -an orang lebih. Kalau nggak salah 25. Dan bukankah dengan bertatap muka rasa kekeluargaan bisa muncul, sekaligus bisa saling tukar nomer hape?
May 9th, 2008 at 05:48
@ det
Woi, udah-udah… jangan bikin suasana tambah runyam.
Posting itu perlu untuk menambah kualitas TPC di dunia maya, sekaligus sebagai cerminan blogger Surabaya yang berkualitas.
Tapi kopdar juga perlu untuk membuktikan bahwa kita benar-benar ada. Bukankah hambatan utama komunitas dunia maya adalah tidak adanya rasa saling percaya sebelum bertemu dan berbicara secara langsung?
May 9th, 2008 at 08:01
@pandu: wah pinter kamu ndu, udah tau bahwa posting juga penting.. namanya aja komunitas blogger, ya khan?! xixixi..