<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TUGUPAHLAWAN.COM &#187; cahwetan</title>
	<atom:link href="http://tugupahlawan.com/author/cahwetan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tugupahlawan.com</link>
	<description>Komunitas Blogger Surabaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 May 2012 23:40:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Sepur Solar Cell</title>
		<link>http://tugupahlawan.com/2844/sepur-solar-cell/</link>
		<comments>http://tugupahlawan.com/2844/sepur-solar-cell/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 05:52:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahwetan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iptek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugupahlawan.com/?p=2844</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak pernah merasakan kenikmatan menggunakan alat transportasi yang satu ini ? ya&#8230;kereta api atau bagi orang jawa disebut SEPUR. Sepur dengan berbagai jenis mulai dari yang bertaraf eksekutif hingga ekonomi dapat kita jumpai hampir di daerah jawa. Kali ini tidak akan dibahas siapa yang bakalan naik sepur, tetapi mari kita tinjau panasnya Indonesia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="center;"><a href="http://bp3.blogger.com/_l9bReiCSlPE/R9k7IADw5cI/AAAAAAAAABk/-4BAV5Sy5WU/s400/penumpang-sulit-turun-naik.jpg"><img class="aligncenter" src="http://bp3.blogger.com/_l9bReiCSlPE/R9k7IADw5cI/AAAAAAAAABk/-4BAV5Sy5WU/s400/penumpang-sulit-turun-naik.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p style="justify;">Siapa yang tidak pernah merasakan kenikmatan menggunakan alat transportasi yang satu ini ? ya&#8230;kereta api atau bagi orang jawa disebut SEPUR. Sepur dengan berbagai jenis mulai dari yang bertaraf eksekutif hingga ekonomi dapat kita jumpai hampir di daerah jawa. Kali ini tidak akan dibahas siapa yang bakalan naik sepur, tetapi mari kita tinjau panasnya Indonesia alias mari kita gunakan sumber daya alam yang sangat melimpah ruag ini. Semua pasti tahu cahaya matahari, merupakan salah satu energi yang tidak akan habis. Mari kita sangkutpautkan antara cahaya matahari dengan sepur.</p>
<p style="justify;">Terkadang teknologi di Indonesia kurang begitu mendapatkan respon yang positif dari pemerintah, pemerintah kita lebih sibuk mengurus politik dibandingkan memikirkan teknologi yang semakin berkembang pesat ini, salah satunya teknologi terbarukan ( RENEWABLE TECHNOLOGY ), yup&#8230;,pemerintah lebih hanya sebagai penelitian belaka.</p>
<p style="justify;">Pemerintah kita lagi sibuk &#8211; sibuknya memikirkan bagaimana mulai mengganti BBM yang sekarang ini mulaui mengalami krisis, sehingga dilakukan penelitian di bidang renewable fuel. Mulai dari biofuel,fuelcell,bahkan sampai solar cell. Nah&#8230;, yang akan kita bahas ini adalah solar cell, lebih jelasnya jika dihubungkan dengan transportasi beroda banyak dengan solar cell, SOLAR CELL SEPUR.</p>
<p style="justify;">Kok bisa dinamakan SOLAR CELL SEPUR, terinspirasi dari panasnya kota surabaya khususnya dan negara indonesia umumnya, kita bisa menggunakan teknologi solar cell pada sepur. Gimana caranya ???. Pemerintah Indonesia kan banyak uang tuh, jadi beli solar cell secara borongan, kemudian pada atap sepur di pasang solar cell sepanjang gerbong kereta api. kelebihannya atap gerbong tidak jadi tempat duduk penumpang sehingga mengurangi kematian penduduk.</p>
<p style="justify;">Setidaknya sepur indonesia lebih maju sedikitlah&#8230;dan pemerintah indonesia bisa bergaya dengan memanfaatkan teknologi.</p>
<p style="justify;">Bravo Penelitian Indonesia&#8230;..(AD/ITS)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugupahlawan.com/2844/sepur-solar-cell/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Traffic Light</title>
		<link>http://tugupahlawan.com/973/traffic-light/</link>
		<comments>http://tugupahlawan.com/973/traffic-light/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 06:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahwetan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lalu-lintas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugupahlawan.com/973/traffic-light/</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang gak kenal dengan traffic light, atau istilah Indonesianya adalah lampu lalu lintas. Hampir seluruh warga Indonesia tahu lampu lalu lintas. Sengaja tema ini saya ambil untuk membahas perkembangan dan penggunaan lalu lintas di kota &#8211; kota besar, salah satunya kota Surabaya. Ya&#8230;..tanpa kita sadari banyak banget kekurangan dan kelebihan dari adanya lampu lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Siapa yang gak kenal dengan<em><strong> traffic light</strong></em>, atau istilah Indonesianya adalah lampu lalu lintas. Hampir seluruh warga Indonesia tahu lampu lalu lintas. Sengaja tema ini saya ambil untuk membahas perkembangan dan penggunaan lalu lintas di kota &#8211; kota besar, salah satunya kota Surabaya. Ya&#8230;..tanpa kita sadari banyak banget kekurangan dan kelebihan dari adanya lampu lalu lintas dalam mengatur penggunaan jalan raya.</p>
<p><span id="more-973"></span>Traffic light sendiri di atur 24 jam non-stop untuk mengatur ketertiban lalu lintas. Hampir tidak terpikirkan, coba kalau traffic light diganti denga tenaga manusia, kayak apa ya manusianya. Samson aja pasti kalah. <img src='http://tugupahlawan.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ya&#8230;.oleh karena itu kita patut bersyukur dengan adanya traffic light. Coba deh kalau ga ada, kayak apa ya lalu lintas di kota &#8211; kota besar. Tapi jangan senang dulu dong ??? Di balik kelebihan pasti ada kekurangan, walaupun kekurangan itu sedikit tapi kalau ketahuan juga tetap buruk <em>image</em>-nya.</p>
<p>Ini yang ga pernah kita sadari juga, traffic light itu barang elektronik, dan barang elektronik itu punya nilai &#8211; nilai yang perlu diperhatikan, dari segi ketahanan, akurasi, presisi dan sebagainya. Kenapa perlu diperhatikan ??? Semakin lama dipergunakan maka semakin cepat pula mengalami penurunan kualitas kerja. Salah satu contohnya lampu mati, lampu-nya nyala semua atau bahkan mati semua. Nah kalau sudah kayak gitu kan bingung tuch. Jadinya lalu lintas tidak terkendali dong. oh iya ada yang lupa juga nih, menyoroti traffic light di kota Surabaya, yang sistemnya sudah menggunakan led dan timer. ini ada kekurangannya lho, timer yang terlalu lama akan semakin menambah daftar kemacetan dikarenakan mobil yang antri, kemudian timer untuk lampu hijau yang cepat mengakibatkan kendaraan bermotor melaju dengan kecepatan tinggi agar tidak antri lampu merah lagi. Wah serba ribet ya&#8230;.Terpikirkan oleh saudara ga ???</p>
<p>Terus gimana nih solusinya ???</p>
<p>Semua pasti ada solusinya, yuk kita mikir bareng &#8211; bareng.<br />
Silahkan di comment, ntar kita laporkan ke Dinas lalu lintas DLLAJ.</p>
<p>Salam Kepahlawanan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugupahlawan.com/973/traffic-light/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Lyn ? Hukum Lenz</title>
		<link>http://tugupahlawan.com/867/hukum-lyn-%e2%89%a0-hukum-lenz/</link>
		<comments>http://tugupahlawan.com/867/hukum-lyn-%e2%89%a0-hukum-lenz/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 02:49:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahwetan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cangkrukan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugupahlawan.com/867/hukum-lyn-%e2%89%a0-hukum-lenz/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi para pelajar di seluruh nusantara maupun di luar negeri pasti tahu apa bunyi dari hukum Lenz, bunyi dari hukum Lenz &#8220;Jika suatu pengantar listrik digerakkan dalam suatu medan magnet, maka arus listrik yang diinduksikan berarah sedemikian rupa, sehingga gerak pengantar listrik yang mengakibatkan induksi tadi terhambat olehnya.. Tapi, kita tidak akan membahas mengenai hukum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">             Bagi para pelajar di seluruh nusantara maupun di luar negeri pasti tahu apa bunyi dari hukum Lenz, bunyi dari hukum Lenz &#8220;Jika suatu pengantar listrik digerakkan dalam suatu medan magnet, maka arus listrik yang diinduksikan berarah sedemikian rupa, sehingga gerak pengantar listrik yang mengakibatkan induksi tadi terhambat olehnya.. Tapi, kita tidak akan membahas mengenai hukum Lenz, karena kita pasti semua yang pernah mengenyam bangku pendidikan tingkat SLTP pasti tahu bunyi hukum, apalagi yang senang pelajaran Fisika. Ya…, Cuma sekedar mengulang pelajaran, siapa tahu ada yang lupa.<span id="more-867"></span></p>
<p align="justify">             Nah apakah hukum ini sama dengan hukum Lyn. Apakah kita tahu bunyi hukum Lyn ? Bagi Arek Suroboyo pasti tahu bunyi hukum Lyn. Ya,,,benar, bunyi dari hukum Lyn adalah jauh dekat cuma Rp 3.000,-.</p>
<p align="justify">           Ironi, lyn yang merupakan sumber transportasi masyarakat Surabaya sangat mahal untuk perjalanan yang dekat. Dan tarif ini pun diperuntukkan bagi pelajar SD dan SMP. Seharusnya pemerintah Surabaya bisa lebih adil mengenai pemberian tarif angkutan di Surabaya, khususnya Lyn.</p>
<p align="justify">              Ini berbeda dengan angkutan di luar kota Surabaya yang tarifnya masih termasuk murah. Uang Rp 500,- pun masih berlaku. Tapi sayang untuk sekelas angkutan di Surabaya sudah tidak akan ditemukan lagi.</p>
<p>Ya semoga kita memaklumi kebijakan pemerintah kota Surabaya.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugupahlawan.com/867/hukum-lyn-%e2%89%a0-hukum-lenz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2008</title>
		<link>http://tugupahlawan.com/855/17-agustus-1945-%e2%80%93-17-agustus-2008/</link>
		<comments>http://tugupahlawan.com/855/17-agustus-1945-%e2%80%93-17-agustus-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 07:03:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahwetan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugupahlawan.com/855/17-agustus-1945-%e2%80%93-17-agustus-2008/</guid>
		<description><![CDATA[63 Tahun sudah Indonesia merdeka, terbebas dari belenggu penjajah colonial belanda. 63 tahun sudah Indonesia merasakan kenikmatan terlepas dari penjajahan. 63 tahun sudah Indonesia mengalami perkembangan, mulai dari era orde baru hingga era orde Reformasi. Tak terasa dari tahun 1945 – 2008, kita bangsa Indonesia sudah mengalami perubahan yang signifikan. Perubahan dari segi ekonomi, sosial [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>63 Tahun sudah Indonesia merdeka, terbebas dari belenggu penjajah colonial belanda. 63 tahun sudah Indonesia merasakan kenikmatan terlepas dari penjajahan. 63 tahun sudah Indonesia mengalami perkembangan, mulai dari era orde baru hingga era orde Reformasi. Tak terasa dari tahun 1945 – 2008, kita bangsa Indonesia sudah mengalami perubahan yang signifikan.</p>
<p>Perubahan dari segi ekonomi, sosial dan budaya, maupun dari segi IPTEK. Yang dulunya pakai surat untuk berkomunikasi jarak jauh sekarang dengan Rp 88 – Rp 100, sudah bisa berkomunikasi dengan cepat tanpa menunggu 3 hari ataupun seminggu, begitu juga dengan hal lainnya. Ya! Perkembangan yang sangat cepat selama 63 tahun belakangan ini.</p>
<p><span id="more-855"></span> Tapi…, tidak semua merasakan kenikmatan dari kemerdekaan bangsa Indonesia. Kita boleh saja menyebutkan Indonesia telah merdeka, tapi merdeka dari sisi apa kita harus menilainya. Yang tidak merasakan kesusahan, kesengsaraan, yang hidupnya hanya berfoya – foyalah yang merdeka. Tapi rakyat kecil yang hidup di bawah kolong jembatan, yang digusur oleh SATPOL PP, yang hidupnya dengan mengamen, yang hidupnya merantau ke negeri orang selama bertahun – tahun hanya untuk menghidupi keluarganya di tanah air ( pahlawan devisa ), yang rumahnya terendam oleh lumpur lapindo Sidoarjo dan masih banyak lagi rakyat kecil di tanah air tercinta kita ini yang hidupnya tidak layak. Sunggu ironi bangsa Indonesia, yang kaya makin kaya, yang susah makin susah. Ya! Inilah Indonesia, Negara yang benar – benar hidup dengan keberagaman, keberagaman dari agama, social dan budaya hingga taraf ekonomi. Apakah pemerintah kita sadar akan hal ini ya…?</p>
<p>Kemarin saja, kalau ga salah tanggal 26 Juli 2008, keponakan Aburizal Bakrie yang kalau ga’ salah pemilik dari perusahaan lapindo brantas menikah, yang mana kata infotainment pernikahannya menghabiskan dana hingga bermilyar – milyar. Wah dana darimana ya…? Padahal masyarakat sidoarjo yang terkena dampak dari luapan lumpur lapindo belum dibayar. Apakah mereka sadar ? inilah penindasan oleh bangsa sendiri. Belum lagi PKL yang digusur oleh SATPOL PP, ga kasihan apa, ini nyata hanya di Indonesia. Semestinya sebelum lahan ditempati PKL, pemerintah harus sudah menghimbau, bukannya sudah ditempati, sudah laris, baru malah digusur, kemana hati nurani pemerintah ?</p>
<p>Apakah ini namanya merdeka, merdeka buat siapa ? iyakan! Oh ya jangan lupa juga, pendidikan kita. Apa sudah merdeka ? belum deh rasanya. Sekolah aja masih mahal, ada sih yang gratis, sekolah dibawah kolong jembatan. Tapi bersyukur buat masyarakat Jawa Timur yang sekarang kuliah di ITS, ITS termasuk salah satu institusi yang masih menerima mahasiswa melalui PMDK, dan juga menerima keringanan biaya SPP. Semoga sekolah di Indonesia bisa gratis ya. Kita doakan saja.</p>
<p>Ya inilah kemerdakaan bangsa Indonesia yang harus kita soroti, boleh saja kita mengatakan merdeka, tapi belum seutuhnya kita merdeka, kita masih dijajah bangsa sendiri.</p>
<p>Ayo arek suroboyo, kita merdekakan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Surabaya dan TPC members, kita merdekakan Surabaya. MERDEKA ! MERDEKA !</p>
<p><strong>Saran buat TPC</strong>. Yuk kita bangun Surabaya menjadi kota pendidikan, ITS, UNAIR, UNESA, UNTAG, UBAYA, PETRA, dan universitas lainnya. Mari kita buat sekolah gratis, hal ini perlu untuk masyrakat Surabaya yang putus sekolah maupun belum mengenyam pendidikan sama sekali karena kesulitan biaya. Yuk rame – rame kita bangun Surabaya yang cerdas, ulet, kreatif dan amanah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugupahlawan.com/855/17-agustus-1945-%e2%80%93-17-agustus-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WARNET  “ TEMPAT CANGKRUK-AN PALING MA’NYUS “</title>
		<link>http://tugupahlawan.com/854/warnet-%e2%80%9c-tempat-cangkruk-an-paling-ma%e2%80%99nyus-%e2%80%9c/</link>
		<comments>http://tugupahlawan.com/854/warnet-%e2%80%9c-tempat-cangkruk-an-paling-ma%e2%80%99nyus-%e2%80%9c/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 07:02:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahwetan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cangkrukan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugupahlawan.com/854/warnet-%e2%80%9c-tempat-cangkruk-an-paling-ma%e2%80%99nyus-%e2%80%9c/</guid>
		<description><![CDATA[            Banyak orang menghabiskan kegiatan sehari – harinya dengan belajar, bekerja, tidur maupun cangkruk-an. Tapi yang saya bahas disini, bukan para buat yang rajin belajar, pekerja, maupun yang sukanya tidur aja. Tapi yang senangnya cangkruk-an. Cangkruk-an…? Ya inilah kata yang digunakan arek suroboyo. “ CANGKrUK “ same with “ MOJOK “.         [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">            Banyak orang menghabiskan kegiatan sehari – harinya dengan belajar, bekerja, tidur maupun cangkruk-an. Tapi yang saya bahas disini, bukan para buat yang rajin belajar, pekerja, maupun yang sukanya tidur aja. Tapi yang senangnya cangkruk-an. Cangkruk-an…? Ya inilah kata yang digunakan arek suroboyo. “ CANGKrUK “ same with “ MOJOK “.</p>
<p align="justify">            Kata orang “ CangKruk “ identik dengan kegiatan yang negative, why ? yup karena menghabiskan waktu hanya dengan ngobrol maupun minum kopi bagi yang senang cangkruk di warkop. Wah ini salah besar. Cangkruk tidak identik dengan kegiatan negative. Cangkruk paling positif menurut penulis, iyalah cangkruk di warnet ( warung internet ), kenapa ? yup, karena di cangkruk di warnet, kita bisa dapat kenalan banyak se-Indonesia bahkan hingga mancanegara, ditambah lagi bisa kenal sama yang jaga warnet.</p>
<p align="justify">            Cangkruk di warnet juga bisa dapat duit lho. Ga percaya ??? Susah sih kalau ga percaya, tapi mudah – mudahan member TPC sudah pada tahu. Gampang caranya, cangkruk aja di depan computer/laptop terus buat blog/situs dan didaftarkan ke google adsense. Dapat deh duit dari dunia maya. Tapi ingat lho member TPC dan yang baca tulisan ini, jangan browsing yang aneh – aneh ya, maksudnya yang browsing situs bokep. Kalau bisa browsing yang positif, ebook atau software – software yang menurut kita penting. Cangkruk-an di warnet bisa buat hilangin stress, bisa ketemu teman lama juga lho yang sudah bertahun – tahun ga ketemu.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ya ini menurut penulis aja, karena penulis merasakan kenikmatan saat berada di warnet, stress hilang dapat duit juga. Maaf nih kalau ada kata – kata yang salah. Karena penulis juga manusia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugupahlawan.com/854/warnet-%e2%80%9c-tempat-cangkruk-an-paling-ma%e2%80%99nyus-%e2%80%9c/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Salam kenal dari Aryo Danurwendo</title>
		<link>http://tugupahlawan.com/760/salam-kenal-dari-aryo-danurwendo/</link>
		<comments>http://tugupahlawan.com/760/salam-kenal-dari-aryo-danurwendo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 16:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cahwetan</dc:creator>
				<category><![CDATA[The Heroes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugupahlawan.com/760/salam-kenal-dari-aryo-danurwendo/</guid>
		<description><![CDATA[Salam persahabatan untuk arek suroboyo, kenalkan namaku Aryo Danurwendo, usia ku ga tua amat, masih 21 tahun, sekarang tinggal di daerah keputih, tapi rumahnya di jawa tengah. kapan &#8211; kapan kunjungi weblog ku di http://cahwetan.wordpress.com, kebetulan sekarang masih kuliah di ITS (kampus perjuangan). Alasan gabung di tugupahlawan.com, pingin lebih banyak kenal sama arek suroboyo dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img240.imageshack.us/img240/6959/tpcmemberxa2.jpg" align="middle" height="248" width="250" /></p>
<p>Salam persahabatan untuk arek suroboyo, kenalkan namaku Aryo Danurwendo, usia ku ga tua amat, masih 21 tahun, sekarang tinggal di daerah keputih, tapi rumahnya di jawa tengah. kapan &#8211; kapan kunjungi weblog ku di <a href="http://cahwetan.wordpress.com/">http://cahwetan.wordpress.com</a>, kebetulan sekarang masih kuliah di ITS (kampus perjuangan). Alasan gabung di tugupahlawan.com, pingin lebih banyak kenal sama arek suroboyo dan lebih mendarah daging dengan kota surabaya. kebetulan cewek-ku arek blitar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugupahlawan.com/760/salam-kenal-dari-aryo-danurwendo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

