Assalamualaikum Cak Ning, SiberMedik mampir
Assalamualaikum Cak Ning..salam kenal, namaku sibermedik. Kangen surabaya nih..jadi ingin nggabung dengan Arek-arek Suroboyo. Blog ku: www.sibermedik.wordpress.com
A Hey from Jude

Arema kelahiran tahun ‘76 yang jatuh cinta pada kota yang dia benci sebelumnya. Hey, memang bener banget istilah tak kenal maka tak sayang. Ditambah dengan kesibukan profesi di Surabayafood.com dan The Club Magazine yang menuntut banyak City-know-how, semakin tidak bisa terbayangkan untuk pindah ke lain hati… eh ke lain kota.
Tapi kayaknya masih banyak yang harus dipelajari tentang Surabaya. Ingin tahu lebih banyak lagi dan dengan TPC moga-moga bisa dapet lebih banyak masukan dan kenalan lagi!
Thanks banget buat JieWa yang udah ngajakin gabung di TPC.
http://judeangel.wordpress.com
Selamat Ulang Tahun Surabaya ke 715

Surabaya, begitu nama resminya. Suroboyo, begitu orang Surabaya sendiri biasa menyebut. Atau Sorbejeh, kata orang Madura. Kini usianya telah genap 715 tahun. Jika satu generasi ke generasi berikutnya berjarak 50 tahun, maka Surabaya ini telah melintasi lebih dari 14 generasi.Sebuah perjalanan yang sangat panjang dan penuh dengan dinamika. Menjadikan Surabaya kini sebagai kota terbesar kedua di Indonesia. Menjadi pusat aktifitas industri, perdagangan, pendidikan, politik, budaya dan kesenian. Sekaligus menjadi pusat perkembangan kawasan timur Indonesia.
Jangan hanya bertanya apa yang telah diberikan Surabaya kepada kita. Tapi renungkan, apa yang bisa kita lakukan untuk Surabaya. Dia telah memberikan cintanya. Berikan cinta untuk Surabaya!
Selamat Ulang Tahun ke 715
Semoga makin dicintai warganya!
Semoga makin jaya!
I Love Surabaya!
—————–
IMAGE by SHEI
—————–
Adinda Bakri - Lapindo : Dua Hal Yang Berbeda

Adinda Bakri akan menikah. Tapi jangan marah sama dia kalau akan expense dua digit milyard. Karena mereka entitas yang berbeda. Ini bukan dosa turunan, mas dan ning sekalian. Lahir sebagai anak orang kaya kan tidak bisa memilih.
gambar berasal dari sini
Kalaupun lapindo membuat gunungan lumpur dan penduduk di jawa

timur jadi menderita. yaaah .. gimana yah, Salahkan Indra bakri sang ayah yang menjadi pemilik saham mayoritasnya ? Atau salahkan sang pencipta dan alam yang sedang ngambeg ?
- Arek soroboyo pilih marah ke siapa ?
- Menurut kamu bagaimana ?
Indra dan Gaby foto dari sini
Dua tahun semburan petaka di Sidoarjo

Sebuah upaya untuk mengeksplorasi kekayaan alam telah berubah menjadi petaka. Bukan gas atau minyak yang didapat, melainkan semburan lumpur panas. Orang kemudian menyebutnya Lumpur Lapindo. Ada juga yang menyebutnya Lumpur Sidoarjo dan kemudian disingkat menjadi LUSI.
Tanggal 27 Mei kemarin Lusi berulang-tahun ke-dua. Namun belum ada tanda bahwa semburan tersebut akan berhenti. Bahkan menurut perkiraan, semburan tersebut belum akan berhenti hingga 30 tahun mendatang.
Lumpur Lapindo datang membawa petaka. Kehidupan masyarakat yang sudah berlangsung lama dan teratur tiba-tiba hancur. Ribuan rumah tenggelam. Penghuninya terpaksa tinggal di pengungsian dalam waktu lama.

Dua tahun berada di pengungsian tentu bukan hal yang menyenangkan. Berbagai masalah terus bermunculan di sana. Mulai dari masalah makanan, ganti rugi, konflik sosial, hingga masalah pendidikan anak-anak yang terganggu. Kini mereka sedang menunggu kejelasan status pembayaran sisa ganti rugi sebesar 80%.
Penanganan masalah Lumpur Lapindo tesebut sepenuhnya menjadi tanggung-jawab Lapindo. Toh pemiliknya, Abu Rizal Bakrie, saat ini merupakan orang terkaya di Asia Tenggara. Hartanya harta hampir mencapai 100T.
Namun, sebagai bagian dari warga masyarakat, TuguPahlawan.Com tidak boleh tinggal diam. Banyak yang bisa kita lakukan untuk membantu korban.
Berikan opini dan saran Anda, untuk kemudian kita laksanakan besama!


