KOMERSIALISASI DUNIA PENDIDIKAN KITA !
Bismillahirrohmanirrohim
Gresik 15 Juli 2008
Senin tanggal 14 Juli 2008 kemarin adalah hari pertama masuk sekolah, setelah melalui PSB Online yang bisa dikatakan masih kacau dan semrawutnya sistem atau SDM sehingga pelaksanaan PSB Online in menjadi kendala tersendiri bagi orang tua atau para siswa yang mau mendaftar. Belum lagi untuk urusan Biaya Masuk sekolah, atau Biaya daftar Ulang yang masih ditambah dengan biaya buku dan biaya kegiatan pertahun untuk sekolah sekolah tertentu yang seakan akan menjadi trend saat ini. Tidak bisa di pungkiri lagi dunia pendidikan kita saat ini menuju sistem pendidikan yang serba “komersil”, selain permasalahan biaya biaya diatas masih ada juga orang tua dan oknum guru atau kepala sekolah mencari kesepakatan lain dengan “jual beli bangku kosong”. Hal ini sudah menjadi rahasia umum jika pada sekolah negeri yang menentukan kapasitas daya tampung kelas dengan jumlah para pendaftar yang nantinya akan ditentukan oleh Nilai standart terendah yang di terima di sekolah tersebut sedikit banyak akan bisa dimainkan.
Manajemen Gepeng - Sebuah Fenomena
Mungkin gambaran yang akan aku tampilkan disini sudah cukup melekat di benak kita masing-masing. Perempatan, lampu merah, anak-anak kecil - beberapa malah masih usia balita - datang mendekat pada kendaraan-kendaraan yang sedang berhenti dan mengulurkan tangan-tangan kecil mereka. Ya anak-anak kecil ini sedang mengemis. Lebih mirisnya lagi, ada beberapa orang dewasa di sekitar situ yang kesannya sedang “memantau” kegiatan tersebut. lanjut, rek…
Marketing Aneh Pilkada
Ada saja para tim sukses untuk mendukung para calon pilihannya dalam pilkada. Yang marak satu ini ialah menggabungkan nama calon menjadi satu nama yang unik. Contohnya banyak seperti SyamPurno, KarSa, KaJi, SaLam, Waras dan nama unik yang lainnya. lanjut, rek…
Selamat Ulang Tahun Surabaya ke 715

Surabaya, begitu nama resminya. Suroboyo, begitu orang Surabaya sendiri biasa menyebut. Atau Sorbejeh, kata orang Madura. Kini usianya telah genap 715 tahun. Jika satu generasi ke generasi berikutnya berjarak 50 tahun, maka Surabaya ini telah melintasi lebih dari 14 generasi.Sebuah perjalanan yang sangat panjang dan penuh dengan dinamika. Menjadikan Surabaya kini sebagai kota terbesar kedua di Indonesia. Menjadi pusat aktifitas industri, perdagangan, pendidikan, politik, budaya dan kesenian. Sekaligus menjadi pusat perkembangan kawasan timur Indonesia.
Jangan hanya bertanya apa yang telah diberikan Surabaya kepada kita. Tapi renungkan, apa yang bisa kita lakukan untuk Surabaya. Dia telah memberikan cintanya. Berikan cinta untuk Surabaya!
Selamat Ulang Tahun ke 715
Semoga makin dicintai warganya!
Semoga makin jaya!
I Love Surabaya!
—————–
IMAGE by SHEI
—————–
Dua tahun semburan petaka di Sidoarjo

Sebuah upaya untuk mengeksplorasi kekayaan alam telah berubah menjadi petaka. Bukan gas atau minyak yang didapat, melainkan semburan lumpur panas. Orang kemudian menyebutnya Lumpur Lapindo. Ada juga yang menyebutnya Lumpur Sidoarjo dan kemudian disingkat menjadi LUSI.
Tanggal 27 Mei kemarin Lusi berulang-tahun ke-dua. Namun belum ada tanda bahwa semburan tersebut akan berhenti. Bahkan menurut perkiraan, semburan tersebut belum akan berhenti hingga 30 tahun mendatang.
Lumpur Lapindo datang membawa petaka. Kehidupan masyarakat yang sudah berlangsung lama dan teratur tiba-tiba hancur. Ribuan rumah tenggelam. Penghuninya terpaksa tinggal di pengungsian dalam waktu lama.

Dua tahun berada di pengungsian tentu bukan hal yang menyenangkan. Berbagai masalah terus bermunculan di sana. Mulai dari masalah makanan, ganti rugi, konflik sosial, hingga masalah pendidikan anak-anak yang terganggu. Kini mereka sedang menunggu kejelasan status pembayaran sisa ganti rugi sebesar 80%.
Penanganan masalah Lumpur Lapindo tesebut sepenuhnya menjadi tanggung-jawab Lapindo. Toh pemiliknya, Abu Rizal Bakrie, saat ini merupakan orang terkaya di Asia Tenggara. Hartanya harta hampir mencapai 100T.
Namun, sebagai bagian dari warga masyarakat, TuguPahlawan.Com tidak boleh tinggal diam. Banyak yang bisa kita lakukan untuk membantu korban.
Berikan opini dan saran Anda, untuk kemudian kita laksanakan besama!


