Selamat Ulang Tahun Surabaya ke 715

Surabaya, begitu nama resminya. Suroboyo, begitu orang Surabaya sendiri biasa menyebut. Atau Sorbejeh, kata orang Madura. Kini usianya telah genap 715 tahun. Jika satu generasi ke generasi berikutnya berjarak 50 tahun, maka Surabaya ini telah melintasi lebih dari 14 generasi.Sebuah perjalanan yang sangat panjang dan penuh dengan dinamika. Menjadikan Surabaya kini sebagai kota terbesar kedua di Indonesia. Menjadi pusat aktifitas industri, perdagangan, pendidikan, politik, budaya dan kesenian. Sekaligus menjadi pusat perkembangan kawasan timur Indonesia.
Jangan hanya bertanya apa yang telah diberikan Surabaya kepada kita. Tapi renungkan, apa yang bisa kita lakukan untuk Surabaya. Dia telah memberikan cintanya. Berikan cinta untuk Surabaya!
Selamat Ulang Tahun ke 715
Semoga makin dicintai warganya!
Semoga makin jaya!
I Love Surabaya!
—————–
IMAGE by SHEI
—————–
Dua tahun semburan petaka di Sidoarjo

Sebuah upaya untuk mengeksplorasi kekayaan alam telah berubah menjadi petaka. Bukan gas atau minyak yang didapat, melainkan semburan lumpur panas. Orang kemudian menyebutnya Lumpur Lapindo. Ada juga yang menyebutnya Lumpur Sidoarjo dan kemudian disingkat menjadi LUSI.
Tanggal 27 Mei kemarin Lusi berulang-tahun ke-dua. Namun belum ada tanda bahwa semburan tersebut akan berhenti. Bahkan menurut perkiraan, semburan tersebut belum akan berhenti hingga 30 tahun mendatang.
Lumpur Lapindo datang membawa petaka. Kehidupan masyarakat yang sudah berlangsung lama dan teratur tiba-tiba hancur. Ribuan rumah tenggelam. Penghuninya terpaksa tinggal di pengungsian dalam waktu lama.

Dua tahun berada di pengungsian tentu bukan hal yang menyenangkan. Berbagai masalah terus bermunculan di sana. Mulai dari masalah makanan, ganti rugi, konflik sosial, hingga masalah pendidikan anak-anak yang terganggu. Kini mereka sedang menunggu kejelasan status pembayaran sisa ganti rugi sebesar 80%.
Penanganan masalah Lumpur Lapindo tesebut sepenuhnya menjadi tanggung-jawab Lapindo. Toh pemiliknya, Abu Rizal Bakrie, saat ini merupakan orang terkaya di Asia Tenggara. Hartanya harta hampir mencapai 100T.
Namun, sebagai bagian dari warga masyarakat, TuguPahlawan.Com tidak boleh tinggal diam. Banyak yang bisa kita lakukan untuk membantu korban.
Berikan opini dan saran Anda, untuk kemudian kita laksanakan besama!
Sikapi kenaikan harga BBM, warga serbu SPBU

Pengumuman dari pemerintah tentang kenaikan harga BBM akhirnya keluar juga. Bensin naik dari 4500 menjadi 6000. Sementara itu solar menjadi 5500 dan minyak tanah menjadi 2500. Harga baru tersebut berlaku mulai 24 Mei 2008 pukul 00.00
Tidak tanggung-tanggung. Untuk mengumumkan kenaikan ini pemerintah diwakili oleh sepuluh menteri. Diantaranya ada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Keungan, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Perhubungan dan tak ketinggalan, Menteri Komunikasi dan Informasi.
Dampak dari pengumuman tersebut langsung terasa. Hampir semua SPBU di Surabaya dipadati oleh pembeli. Bahkan di beberapa SPBU terdapat antrian panjang, baik untuk mobil maupun motor. Beberapa SPBU berisiatif membatasi jumlah pembelian. “Agar sama-sama kebagian, Mas. Khan kasihan sudah antri panjang tapi tidak kebagian”, ujar salah satu petugas SPBU.
Citra yang berada di deretan pengantri di SPBU AR.Hakim mengaku tidak keberatan dengan kenaikan harga BBM. Gadis cantik tersebut menganggap wajar jika saat ini terjadi antrian. “Lumayan, Mas, selisih 1500. Tapi besok kan sudah habis lagi dan harus beli dengan harga baru. Ini ngantri buat seru-seruan aja!”, begitu katanya.
Harga BBM sudah naik. Sekarang tinggal tunggu waktu. Seperti kenaikan sebelumnya, harga-harga lain akan segera mengekor. Semoga angka kemiskinan tidak ikut naik. (det/exilim)
Re-strukturisasi TuguPahlawan.Com
Status: PENTING
Disampaikan kepada Cak dan Ning TuguPahlawan.Com (TPC) Komunitas Blogger Surabaya, akan segera dilaksanakan pengaturan terhadap komunitas ini sehingga harap memperhatikan point-point berikut ini :
- Anggota TuguPahlawan.Com adalah anggota yang sudah membuat profil perkenalan dan atau telah mengikuti kopdar.
- Bagi Cak dan Ning yang memiliki tulisan di pending review dan draft jika tidak dipublish akan segera dihapus dengan batas waktu Selasa 20 Mei 2008.
- Bagi Cak dan Ning yang belum memiliki postingan profil perkenalan accountnya secara otomatis dihapus oleh sistem dari tugupahlawan.com.
- TPC akan mengadakan re-strukturisasi hari Selasa, 20 Mei 2008, jika ada saran dan kritik silahkan ditulis di komentar untuk sama-sama membangun komunitas ini lebih berarti.
Suwun, Rek!
Seabad Kebangkitan Nasional
20 Mei, bangsa ini akan memperingati kembali Hari Kebangkitan Nasional, untuk keseratus kalinya sejak pertamakali gerakan Boedi Oetomo muncul di negeri ini. Berawal dari kepedulian seorang Dr. Soetomo akan nasib bangsa ini yang dianggap tidak bermartabat, bahkan diinjak-injak oleh bangsa lain, dalam hal ini bangsa Belanda di waktu itu. Bersama beberapa temannya seperti Goenawan Mangoenkoesoemo, dan beberapa rekan lain, mereka serius memikirkan bagaimana membuat bangsa ini bangkit kembali.
Dari kumpul-kumpul di perpustakaan School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, para mahasiswa peduli bangsa ini juga mengamati, banyak kalangan masyarakat sendiri, ternyata lebih eksklusif dalam pergaulan mereka, dengan membentuk perkumpulan-perkumpulan yang anggotanya sesama mereka sendiri. Yang Tionghoa ya kumpulnya sama sesama Tionghoa, yang Jawa juga begitu. Dari situlah, para pemuda ini berkeinginan membentuk sebuah perkumpulan yang anggotanya multi ras, yang tidak semata hanya untuk ajang kumpul belaka, tapi juga untuk membantu bangkitnya bangsa ini, dengan sumbangsih apapun yang mereka miliki. Anggotanya selain multi ras, juga multi dimensi, tidak memandang kaya dan miskin maksudnya.




