Aksi Pertama Anti Gizi Buruk di RS. Soewandhi

Minggu kemarin, 13 April 2008, teman-teman TPC (TuguPahlawan.com) yang terdiri dari Rere, Avy, Pak Gempur, Angki dan Cempluk, melakukan aksi sosial pertama dalam rangka kampanye Anti Gizi Buruk yang diusung oleh TPC tahun ini, yaitu memberikan bantuan kepada korban gizi buruk di RS Soewandhi Surabaya. Karena kesibukan teman-teman dari TPC, maka niat pertama untuk menyalurkan bantuan ke rumah masing-masing penderita gizi buruk terpaksa ditunda terlebih dahulu. Sebagai gantinya, kami langsung memberikan bantuan berupa dana kepada pasien gizi buruk di RS. Soewandhi.

Menjelang pukul 13.00 siang, kami semua telah berada di RS. Soewandhi, dan langsung menuju ke kamar pasien, Raka. Raka adalah salah satu pasien gizi buruk yang sudah pernah diliput di media cetak, Jawa Pos. Sebenarnya, Raka mempunyai saudara kembar, Rafa (kalau tidak salah, ini namanya) sayangnya saudaranya tidak mampu bertahan, dan meninggal pada tanggal 31 Maret 2008. Menurut data yang kami terima dari Dinas Kesehatan, sejak lahir kondisi Raka sudah cukup memprihatinkan. Kemarin, sudah 10 hari Raka dirawat di RS. Soewandhi ini. Kondisinya cukup membuat miris yang menjenguknya. Tubuh mungilnya yang terbungkus kulit putih bersih tergolek lemah tak berdaya dengan ditemani oleh Ibunya, dengan lengan kanan di-infus. Kondisi Raka hanya tinggal tulang terbalut kulitnya dengan kepala yang cukup membesar. Kami sempat berbincang-bincang dengan ibunya Raka, mengenai kondisi Raka dan latar belakang keluarganya. Menurut penuturan ibunya, ayah Raka saat ini sedang bekerja di sebuah hotel, Cosmo, di daerah Surabaya. Kami juga bertanya-tanya dimana letaknya hotel tersebut.

Raka

Ada sedikit kendala, yaitu kami disana sempat dicurigai sebagai wartawan. Kami sempat diminta fotokopi kartu identitas dan kartu nama. Berhubung tidak ada yang sedia fotokopi KTP, maka kami menyerahkan kartu nama Mas Avy. Saat akan berpamitan pun, kami sempat diminta menuju ke kantor. Kami sempat ditanyai, siapa kami, tujuan kami, dan ijin kami. Akhirnya, Pak Gempur yang berbicara dengan pihak suster jaga, menjelaskan bahwa, kami adalah sebuah komunitas biasa dan tujuan kami baik, hanya untuk memberikan sumbangan. Karena kami tidak mengantongin ijin dari pihak berwenang dari RS. Soewandhi, maka kami diminta mengisi data.

Sebelum meninggalkan RS. Soewandhi, kami menyempatkan menyerahkan sumbangan kepada Ibunya Raka sebesar Rp. 500.000,- untuk sedikit membantu meringankan beban keluarganya. Sebetulnya masih ada satu korban gizi buruk yang ingin kami jenguk, yang berada di sebelah Raka. Akan tetapi, karena Ibunya tidak ada di tempat, kami menunda niat tersebut.

Laporan dana selengkapnya menyusul.

Semoga pada aksi-aksi sosial berikutnya, akan lebih banyak lagi teman-teman yang bisa hadir dan turut berpartisipasi dalam acara ini.

nb : mohon maaf foto saya ambil dari blog Pak Gempur, karena saya tidak bisa akses web nya mas Avy dimana semua foto disimpan disana.

18 Responses to “Aksi Pertama Anti Gizi Buruk di RS. Soewandhi”

  1. det :

    mohon maaf gak bisa ikut karena waktu itu sedang flu berat :mrgreen:

    kapan nie teman2 mo ngadain aksi selanjutnya?

  2. cempluk :

    semoga langkah kita senantiasa diberkahi YANG MAHA KUASA..amin allhumma amin..

  3. dadan :

    wah… i missed a lot

    mohon maaf ndak bisa ikutan.
    sedang dalam rangkaian dinas di luar kota.

    bravo dan salut untuk semua!

  4. Yunan :

    Mari kita lanjutkan perjuangan kita 🙂

  5. aRuL :

    So sad, melihat keadaanya 🙁
    semoga nanti bisa memberikan kontribusi yang berarti buat saudara2 kita 🙂
    maaf kemaren ngak bisa datang, masih di mks 🙂
    *btw koq pengumuman aksinya ngak dipublish?, sapa tau teman2 TPC lainnya pengen datang dan memberikan kontribusi*

  6. kucluk :

    maap, sayah juga gag hadir (ono urusan keluarga besar) kapan aksi selanjutnya. Insya Allah siap!!

  7. teddy :

    kita harus mengatasi persoalan gizi buruk ter hadap anak anak .insya allah .siap

  8. tu2t :

    re.. sorry ya kalo ada kritikan mengenai tulisan.. tapi kan tak semua orang tahu RS Soewandhi ituh dimana.. (termasuk yang nulis komen ini :P) jadi tolong dijelasin lagi RS Soewandhi ituh dimana.. setidaknya nama jalan lah..

    krn waktu ituh tu2t mau ikutan.. tapi karena tak tahu RS Soewandhi ituh dimana, jadinya yah gagal degh..

    harap maklum juga kalo tu2t gk tahu, coz tu2t juga gk langganan Jawa Pos 😛

    thx..

  9. Berjuanglah, Raka…! « + out of the mind + :

    […] dari copy paste laporan yang saya tulis untuk TuguPahlawan.com Jujur saja, saya miris sekali melihat kondisi Raka. Belum lagi si Ibu yang tak tahu pasti kerja si […]

  10. Neng-Shei :

    Hukz..
    RAka,
    Tbahkan hatimu sodaraku…
    Insya ALLAH saia ikutan kapan-kapan kalo ndak sibuk..
    (*Sok Sibuk*)

    Semoga amal para donatur diterima ALLAH SWT

  11. nanakiqu :

    :d jd nangis aku….hiks…hiks….

  12. titah :

    salut tuk tindakan nyata TPC untuk masyarakat, moga ke depan makin rajin melakukannya lagi…
    lebih bagus kalau lain kali bisa memberikan sumbangan langsung ke rumah. selain nggak terkendala birokrasi, juga bisa melihat langsung keadaan keluarganya. siapa tau kita jadi ngerti keluarganya membutuhkan “kail”, bukan hanya “ikan”.

    dari pengalaman lapangan sahabat saya dr. maya syahria saleh (kepala puskesmas balongsari), tidak sedikit balita gizi buruk yang ternyata keluarganya cukup mampu, ibunya mengenakan perhiasan emas banyak, tapi anaknya cuma diberi makan nasi plus kerupuk. ini disebabkan “slogan” mereka: “timbang dhuwit didadekna taek (dibelikan makanan bergizi yang akhirnya toh masuk septic tank) aluwung ditukokna mas-masan.”

    untuk memastikan uang bantuan benar2 digunakan untuk meningkatkan status gizi si bayi gizi buruk, oleh dr. maya uang tersebut tidak diberikan sekaligus pada ibunya, tapi dititipkan kader posyandu dekat tempat tinggal si bayi. kader itu tiap hari harus memasakkan makanan bergizi untuk si bayi, kemudian mengantarkan ke rumahnya sekaligus menungguinya sampai selesai disuapkan (kalau perlu menyuapkannya sendiri)…

    nah, what

  13. risdania :

    kemaren uda pengen ikut,, tapi ada halangan jadi ga ikut,,saya dikabari untuk aksi selanjutnya yah,,

  14. ndop :

    hebat!! TPC mmang asoi geboy wis..

    BRAVO!!!

    sori gak iso melok…

    ralat: sorry, durung iso melok…

  15. Alpien :

    Begitu mulia nya TPC y,,

  16. hidayat :

    kapan kapan kalau ada lagi mau ikut???lasih tahu hidayat ya…..///terima kasih sobat2ku..TPC sip lah

  17. TheGoeh :

    Salut buat teman2 TPC, smoga niat tulus tersebut bisa menginspirasi semua orang..

    Ehh, itu..anu, Hotel Cosmo bukannya yang di gedung sebelah UFO jln embong malang bukan?hotelnya keliatan dari parkiran motor TP, hotele di lt2 klo gak salah

  18. Mus_ :

    Blogger Makassar hari sabtu kemarin akhirnya merampungkan Kampanye Anti Kelaparan dan Gizi Buruk untuk wilayah makassar.
    Postingan tentang kegiatan itu ada di sini :
    http://www.profmustamar.com/the-2nd-anti-hunger-campaign-report/2008/04/20/

    dan foto-foto kegiatannya ada di sini :
    http://picasaweb.google.com/paccarita.angingmammiri/KampanyeAntiKelaparanDanGiziBurukTahapIIPeduliGigiSehat

Leave a Reply