BBM Jadi Naik Gak Sih ?

Dari kemarin malam, rupanya SPBU di Surabaya mulai melakukan pembatasan seperti di jabodetabek.  Padahal, ketika hari sabtu papabonbon main ke Tulungagung, di Kediri dan Tulungagung malah sudah penjatahan duluan tuh.  Otomatis, antrean panjang bener sampai ke jalan.  Pas jalan jalan di malam harinya, SPBU di tulungagung juga antrean masih seperti uler.  Hehehe …

Komunitas id blekberi suroboyo malah sudah teriak teriak, jangan lewat dekat dekat spbu, sakit mbludaknya antrean, sampai dikirain ada demo.  Huehehhee …  Tapi, ketika lewat di pom bensin di Kenjeran, kok biasa sajah ya.  Sepi gemulai.  Yo wis, papabonbon seklian isi bensin, dipenuhin sekalian.  hahaha …

Waktu tadi pagi lewat dekat lampu merah Tugu Pahlawan, sekilas penjual koran jawa pos, tulisan headlinenya “BBM jadi 6000 rupiah … ”  Kalo gak salah lho, yah.  Sepertinya begitu.  Lha, ini BBM sudah naik apa belum sih ?

kalau papabonbon berpendapat :

  • pemilik mobil pribadi, diwajibkan, hanya boleh beli kelas pertamax ke atas, harga pertamax silakan dinaikkan
  • harga premium bolehlah naik juga, jadi 5 ribu saja, lebih baik cepat diputuskan, karena orang pedagang kan harus naikkan harga biar bisa balik modal ketika kulakan nanti [minggu lalu papabonbon ketabok pengecer, beli seliter bbm harga 9 ribu – gara gara nggak ada kepastian harga nih]
  • mana nih transportasi massal yang nyaman, huehehhee 🙂  selama belum terealisasi, yah orang pada beli sepeda motor, lah …  mau gimana lagi 🙂

Menurut kamu, bagaimana ? 

cari cari beritanya di web, ternyata baru rencana, huehehe …

baca juga :

http://economy.okezone.com/index.php/ReadS…ik-jadi-rp6-000

    16 Responses to “BBM Jadi Naik Gak Sih ?”

    1. aRuL :

      saya masih mempertanyakan kenapa harga BBM musti naik 😀

    2. papabonbon :

      buat yang nggak yakin kalau bbm perlu naik harganya silakan baca juga :

      http://rovicky.wordpress.com/2008/05/19/cerita-subsidi-bbm-dari-dari-ex-pegawai-pertamina/

      http://rovicky.wordpress.com/2008/05/14/kok-perlu-subsidi/

    3. aRuL :

      eh tadi link sy ndak keluar yakz 😀
      http://asruldinazis.wordpress.com/2008/05/15/10-alasan-yang-mempertanyakan-kenaikan-harga-bbm-2/
      dan
      http://asruldinazis.wordpress.com/2008/05/11/5-alasan-yang-mempertanyakan-kenaikan-harga-bbm/

      saya statusnya masih mempertanyakan 😀

    4. yudhita :

      Lam kenal papabonbon. Berita terakhir, ntar malam Presiden bakal mengumumkan kenaikan BBM tepat pukul 24.00 WIB (menurut berita di tipi lho). Jadi ntar Jumat 23 Mei beli premium seliter dah Rp 6000. Menurutku kenaikan premium sama saja membunuh rakyat pelan-pelan. Persetan dengan BLT karena itu malah memanjakan rakyat dan tidak ada manfaat jangka panjang. Toh, biaya berobat masih mahal. Harga kebutuhan pokok naik tak bisa dikendalikan. Transportasi umum malah menjadi beban. Coba, dengan bensin seliter Rp 6000 aja aku bisa pakai untuk dua hari dan muter-muter kemana saja, tapi kalau naik bemo, tidak mungkin. Sekali naik Rp 2500 kalau oper jadi berapa? Belum pulang perginya. Jadi jangan mimpi deh pemerintah yg berharap rakyatnya mau pakai transportasi mahal. Belum risiko kecopetan dan ditodong. Jadi, pilpres 2009 nggak ada kamus nyoblos SBY!!!!

    5. papabonbon :

      baca tulisan arul di atas data tahun 2005
      jumlah mobil : 5 494 034
      jumlah bis : 1 184 918
      jumlah truck : 2 920 828
      jumlah sepeda motor : 28 556 498

      kesimpulan :

      1. orang lari ke kendaraan pribadi, mobil maupun sepeda motor karena transportasi massal kita menyedihkan

      2. kendaraan pribadi, mobil mewah built up harganya 300 persen dibanding di luar negeri lho. pajak mobil mewah sudah digedein kagak tanggung tanggung

      karena itu papabonbon mengusulkan :
      – transportasi masal harus diperbanyak dan diperbaiki kualitasnya
      – harga bbm naik saja, no problem, tapi pilih pilih, mobil pribadi ditembak pakai pertamax, sepeda motor premium, bolehlah harganya naik dikit .. :p

      supaya sepeda motor jumlahnya nggak terlalu banyak, harus dijadikan test emisi euro 2 sebagai standar kelayakan, jadi motor tua bakalan dihilangkan paksa dari peredaran. mobil tua juga .. :p

    6. papabonbon :

      di luar negeri, pajak untuk mobil tua juga sifatnya progresif. makin tua makin gede pajaknya. dengan sendirinya populasi mobil tua akan menurun.

      kalau di kota mobil tahun 80-90 an kan masih jadi rebutan .. :p akhirnya populasi mobil bukannya turun, tapi nambah banyak 🙂

    7. aRuL :

      berarti ngak perlu naikkan, cukup menaikkan pajak kendaraan aja 😀 *lagi buat posting selanjutnya 😀 *

    8. det :

      ah wong mobil sama motor yang harganya puluhan bahkan ratusan juta, bahkan milyaran aja dibeli kok, masa BBM 6000 aja ndak kuat beli???

      BOHONG BESAR!!!

      saya setuju kenaikan harga BBM kalo itu memang benar-benar untuk menyelamatkan bangsa dari kolaps..

      dan saya lebih setuju dengan memungut pajak yang lebih besar untuk kendaraan mewah milik para pengusaha yang duitnya disimpan di luar negeri itu..

    9. ghaniarasyid :

      iya…
      naikkan aja wis BBM.

      Kasihan pemerintah men-subsidi terus (baca : torok).

      sudah selayaknya bangsa kita belajar berhemat BBM.
      ayo kita gunakan energi alternatif…
      jangan hanya bergantung pada BBM.

    10. tintin :

      humm kayaknya harus sudah mulai . beli sepeda onthel deh ..

      TPC mau gabung sama anak2x penghobi sepeda kuno ..?? 😀

    11. aRuL :

      BBM masa memberatkan APBN?
      http://asruldinazis.wordpress.com/2008/05/22/12-alasan-mempertanyakan-kenaikan-harga-bbm-3/
      nambah link lagi 😀

    12. aziz :

      walah…. BBM naek, tapi sangu gak naek…. lama-lama uang jajan abis buat beli bensin…. naik gak papa tapi subsidinya dipndah ke pendidikan dunk… kasian… banyak anak-anak yang gak sekulah tuh…. setubuh.. eh, setuju?

    13. neng-shei :

      Hemmm..Bingung nih,antara sepakat dan tidak.Menurut saia ya..emang perlu,mengingat negara kita kere ini ndak ngatasi kalo harus terus menyubsidi segitu gedenya…
      Ndak perlu naikj uga,mengingat..Lagi-lagi,negara kita kere,alias rakyatnya,jad itentu mati kutu kalo harus mengeluarkan kocek berlebih untuk memmbeli BBM..
      Puuuf…
      Dilema..
      Dilema..

    14. torasham :

      BBM jadi naik….saya melihat pengumumannya melalui GlobalTV…

      Pengumumannya akan disiarkan nanti malam setelah sidang kabinet….

      selamat datang kemiskinaaam………!!!

    15. Rizal :

      Sejak jaman sekolah dulu saya selalu berpendapat kalau BBM itu ga seharusnya disubsidi. Lha wong mahal aja boros apalagi murah…

      Kalau saya menyarankan supaya kita cari solusi alternatif untuk mengatasi dampaknya. Efisiensi, pengadaan sarana transportasi massal, mengurangi ketergantungan terhadap minyak, peningkatan kesejahteraan rakyat. Semahal apapun, kalau masih terjangkau ya mboten nopo-nopo…

      Satu lagi, kenapa harga minyak membebani negara? Ya karena minyak di negeri kita ini dikuasai asing (exxon, caltex, dll).

    16. ndop :

      saya yang ndak ikut-ikutan naik motor bisa kena dampaknya ya??

      wadoow… 😯

    Leave a Reply