Brigade 705

Dalam suatu acara, kami yang hadir oleh si pembawa acara pernah dinobatkan sebagai anggota brigade 705.
Semula kami tentu saja ngga paham apa maksudnya. Bayangan saya sih masih sak bolo sama Brigade merah yang pernah bikin rusuh di Italia.
Ternyata brigade 705 adalah individu ataupun sekelompok orang yang memulai kegiatan, entah kerja or skul, dari jam 7 hingga jam 5 dan hasilnya 0.
Tentu saja hal diatas cuma kiasan. Intinya adalah adanya ketidak efisienan dalam penggunaan waktu.

Yah, mungkin kita datang masuk kerja tapi saat jam kerja kita sering main game, baca koran atau mungkin malah ngelayap ke warung sebelah.
Bisa juga kita sedang di ruang kelas or ruang kuliah tapi pikiran kita sedang mengembara, sedang roaming ketempat lain.

Bila ketidak efisienan ini hanya merugikan diri sendiri mungkin nggak begitu masalah, tapi kalau skalanya sudah sampe merugikan orang lain, misalnya di ruang layanan publik, jelas ini harus dicegah.

Semoga gaung slogan Satu Hati Bersih Korupsi bisa bersifat multidimensi.
Tak hanya korupsi “uang” saja yang diperangi namun juga korupsi waktu perlu dijadikan target operasi karena sama sama merugikan.
Korupsi waktu pada ujungnya juga bisa berimplikasi pada kerugian materi.

Sekian orang anggota legislatif mblolos di Senayan. Sekian orang PNS menghilang dari kantornya meski belum saatnya jam pulang……………..apakah KPK bisa menyentuhnya ?

Leave a Reply