Emansipasi Wanita di Giga FM Surabaya

Memperingati hari kartini yang bertepatan pada tanggal 21 April kemarin, TuguPahlawan[dot]Com mendapatkan kesempatan untuk on air di Giga FM yang beralamat di Wonokitri Besar 40, Surabaya. 
Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 sampai pukul 20.00 tersebut diwakili oleh 3 orang the heroes perempuan (Fenty, Sharon, dan Risdania). 
Photobucket
Acara pada malam itu membahas seputar Hari Kartini dan emansipasi wanita dalam berbagai bidang yang khususnya pada malam itu dibahas adalah emansipasi wanita di dalam dunia maya sebagai blogger. Dialog interakif pun terjadi disana. Dibahas juga alasan mengapa emansipasi wanita begitu penting saat ini, dan banyak juga yang salah mengartikan emansipasi wanita.

Kepala Dinas Kebudayaan Surabaya juga turut menyumbangkan pendapat dan mengajak kepada kaum wanita khususnya, untuk tidak mau kalah dengan kaum lelaki karena saat ini emansipasi wanita sudah menjadi budaya. 

Banyak juga respon dari para pendengar, diantaranya mereka menyatakan tertarik dengan dunia blog dan bertanya bagaimana cara menjadi seorang blogger. Bahkan ada juga yang bertanya tentang apa yang bisa didapat ketika menjadi seorang blogger. Dan tentu saja respon yang cukup baik juga dilontarkan oleh para The Heroes wanita yang hadir saat itu dengan sangat ramah.

Semoga dengan diadakannya talk show interaktif di Giga FM tersebut dapat membawa dampak yang positif bagi kaum wanita untuk melanjutkan emansipasi wanita yang telah diperjuangkan oleh RA Kartini. 

*nb: yang hadir Fenty, Alderina Gracia (Sharon), Risdania, Brilli, Frenavit, Fithraw

11 Responses to “Emansipasi Wanita di Giga FM Surabaya”

  1. mudz069 :

    Kalau emansipasi itu diterjemahkan sebagai mengambil alih peran pria, ya jelas aku kurang setuju meski mereka punya kemampuan teknis untuk itu.
    Skemanya aku rasa sudah jelas, siapa striker dan siapa defendernya.
    Rotasi yang kurang tepat timingnya dan dipaksakan hanya akan menimbulkan “celah”……………

  2. luxsman :

    boleh sih emansipasi, tetapi tidak lupa kodratnya…….

    hehehehehhehehe…………………..

  3. noviantopr :

    weh… akhirnya para Heroesiwati TPC muncul…. sep2… mantab

  4. nggresik :

    Cak Nopy….Hero isi opo ??…. mbak Risdania uhuii….poto seng tegap yooo mbak ben jelas….

  5. Anang :

    Mencoba mengamati dari sisi yang lain. Dimana ada Brillie maka disitu ada Bodrex. Hmm apakah ini yang namanya takdir atau apa? Hehehe.
    Emansipasi boleh dan sah saja asal tetap tidak meninggalkan kodrat dan sah rel yang telah digariskan. Wanita dibawah pria itu biasa. Lha wanita diatas pria. Ini namanya berkuda. Hehe. Pis.

  6. Rusa Bawean™ :

    wahhh
    yang hadir the heroeswati ya???
    hehehe

  7. DETEKSI :

    @anang: tanpa bodrek maka brilie ndak akan berangkat wakakaka

  8. not9 :

    yah wanita saat ini pantas untuk di sanjung karena jaman sekarang wanita lebih banyak predikat di banding pria,.dan kemungkinan beberapa tahun lagi wanita menjadi sejajar dalam bidang pekerjaan namun tetap saja pria lebih tinggi untuk sederajat dengan wanita 🙂

  9. aRai :

    endi bodrex kok ga ono nang poto….kekeke

  10. fithraw :

    @arai: bodrex yg pegangin X-Bannernya Giga FM di baliknya… 😛

  11. Brillie :

    woi..

    opo ae, ga boleh rasan-rasan…

    mas nopy, Heroesiwati iku nemu kata darimana? Kok dicampur-campur… 😀

Leave a Reply