Flashing memory

Bila handset seluler kita mulai ga beres jalannya dan gagal diperbaiki via hardreset, atau barangkali kita justru ingin meningkatkan kinerja dan tingkat kestabilannya, kita bisa melakukan proses flashing pada ponsel kita. Untuk yg terakhir biasanya kalau sudah muncul firmware yang terbaru.
Pada proses flashing ini terjadi rewrite operating system yang ada. Sekilas amat menjanjikan hasilnya tapi perlu diingat bahwa pekerjaan ini beresiko tinggi.

Oh, ya ngomong ngomong bagaimana seandainya proses flashing ini dilakukan pada manusia, pada otak kita ?
Sebenarnya hal ini sudah pernah dilakukan meski hanya pada sebuah film.
Dua orang tokoh dalam film Man In Black, Jay dan Kay, terbilang sering mem flashing orang. Tujuannya agar kejadian seputar keberadaan alien bisa dihapus dari ingatan orang yang melihatnya.
Alat flashernya nampak sederhana, seperti lampu senter dgn hiasan led merah diatasnya.

Selama ini, biasanya nih, apa yang menjadi khayalan para seniman termasuk Hollywood akan menjadi kenyataan meski untuk itu mungkin perlu waktu ratusan tahun.

Tentu kita masih ingat dengan keinginan orang untuk pergi keruang angkasa yg digambarkan dalam kisah Flash Gordon.
Atau barangkali bagaimana seorang Leonardo da Vinci melukis sebuah sketsa helikopter………..semuanya kini menjadi nyata.

Sebenarnya tanpa disadari kita telah memflashing diri sendiri.
Lho ?
Yah, dari apa yang kita baca, dari apa yang kita saksikan dan dengarkan dimedia massa, sedikit banyak materinya mungkin telah mengubah arah pandang kita, telah merubah keyakinan, telah merubah paradigma yg telah terinstall di otak kita sebelumnya.
Bukankah ada negara, ada kelompok tertentu yang dengan teknik publishing, dengan kekuatan medianya berusaha meyakinkan kita bahwa suatu kelompok adalah teroris ?
Bukankah akhir akhir ini di televisi sering muncul tayangan tentang seorang kandidat capres yang mengajak kearah dunia baru, kearah perubahan ?

Bukankah akhir akhir ini didunia infotainment lagi ribut dengan berseterunya seorang selebritis dan makhluk bernama Agung, yang dengan caranya masing masing seolah memohon kita untuk mengamini kebenaran versi mereka ?

Tiap hari ratusan, ribuan bahkan jutaan informasi lewat didepan kita, menunggu pinangan kita untuk mengaksesnya bahkan kadang [dipaksa] mengakses…….lewat koran , televisi, radio, gosip tetangga, internet dan banyak lagi yg lainnya berusaha merubah muatan yang ada di alam pikiran kita.

Achtung, achtung………
Flashing in progress.
Open your mind, open your eyes and wait it until appears a pop up : download is complete.

BINGO !

3 Responses to “Flashing memory”

  1. luxsman :

    Iya Pek, Sepertinya kalau kebanyakan nonton TIPI seperti CUCI OTAK wae…..
    Diracuni sama tontonan-tontonan sing gak jelas blaz…

  2. funky :

    Weleh…pakai cuci otak segala, dan itu bener sekali juga secara tidak langsung akan mempengaruhi kepribadian kita.

  3. nothing :

    saya selalu suka tv, hiburan murah meriah

    hehehe, sama cak.
    Dirumahku, televisi adalah pengguna energi terbesar…….lha gimana lha wong kotak dgn konsumsi listrik 120 watt tsb. menyala dari pagi sampe malem, rehat sebentar trus on lagi.

Leave a Reply