Kota Lama Surabaya

Di Jakarta, anak anak jurusan sejarah FIB UI membuat komunitas bernama sahabat museum.  Mereka sering sekali mengadakan acara jalan jalan ke kota lama jakarta.Tidak mau kalah, teman teman arsitektur Petra, rencananya tanggal 25 mei 2008, minggu ini akan mengadakan jalan jalan ke kampoeng Surabaya.  

Rencananya ke pecinan, ampel, kampung anggrek dan kampung nelayan di kenjeran. Asik juga nih kayaknya, buat obyek potret potret.  Ada yang mau ikutan ?  

Berikut ini beritanya dari pak Agoes Tinus Lis Indrianto di milis wisatasurabaya.

===

Rekan2 WS yang saya sayangi (walaupun belum sempat bertemu muka) hanya Ji eaja yang sudah,Saya mohon maaf , karena saya bisanya hanya melontarkan ide tapi tidak mau ikut serta he he he….

Terakhir saya mengatakan tentang wisata Sungai Semampir.. Sebenarnya saya sangat ingin mengadakan lagi ketika Jie sudah mau bantu dan mbak Astri juga, dan teman2 yang lain mau ikut serta.  Saya mohon maaf kalau untuk bulan ini saya belum bisa mengkoodinirkegiatan itu , karena pada bulan ini saya disibukan dengan kegiatan UlangTahun Surabaya, dan juga secara pribadi saya dapat cobaan karena anak saya masuk RS sudah satu minggu lebih jadi ya saya belum bisa “ngajak” teman2 jalan2 nyusuri sungai semampir karena konsentrasi saya ke anak.

Namun demikian, saya baru saja diberitahu oleh mantan2 mahasiswa saya duludi Petra, bahwa mereka akan mengadakan Tour De Kampoeng pada tanggal 25Mei ini. Kegiatan ini dulu saya yang desain lalu saya wariskan ke mahasiswa, dan ternyata warisan saya dijaga oleh mereka.

Kegiatan ini pada initinya akan mengajak peserta keliling kampoeng-kampoeng Unik di Surabaya, di antaranya Kampung Bubutan, KampungAmpel, Kampung Cina, Kampung Anggrek, dan terkahir menyusuri laut di kampung Nelayan Kenjeran.Dalam kegiatan ini rekan2 bisa melihat Surabaya dari sisi lain, potret atau kondisi yang mungkin setiap hari hanya kita lewati tapi sebenarnya punya potensi wisata yang bagus.

Kegiatan ini akan start dari kampus UK. Petra di Siwalakerto jam 07.00 , peserta akan mendapat makan siang, snack dan kaos. lalu transportasi yangdigunakan adalah bis pariwisata ber AC.

Peserta hanya dibuka untuk 1 bis saja, sekarang menurut informasi terakhir mahasiswa sudah terisi 20 orang,jadi masih ada sisa sekitar 25 orang lagi.Biasanya pada akhir pendaftaranpeserta membludak. Saya ketika masih di Petra pernah mengadakan kegiatan ini di tahun 2007, dan sukses. kegiatan waktu itu dilipuit banyak media,karena rekan2 wartawan ada yang ikut (dari Kompas).

Sekarang ini saya hanya membantu panitianya (mantan mahasiswa saya) untukmenginformasikan ini ke rekan2 bila ada yang mau ikut serta. Biaya terusterang yang tahun ini saya tidak tahu, tapi mungkin kisaran Rp.100.000 ribuan, karena kegiatannya fullday, dari jam 7 sampai sore jam 4 an.Kalaubenar2 ingin kenal surabaya sisi lain saya sarankan rekan2 kalau ada waktuikut serta.

Kontak personnya: Adhi no hp :081553164163

Highlight of the tour:

  • Kampoeng Kuno Bubutan dengan Rumah Tua dengan perabot tuanya
  • Kampung Ampel dengan suasanya Timur Tengahnya
  • Kampung Pecinan dulu dikenal dengan nama Kampung Kungfu, karena disitulah tinggalnya para ahli kung fu Surabaya waktu itu.
  • Kampung Anggrek, dengan keasrian dan kekompakaan warganya.
  • Kampung Nelayan Kenjeran dengan wisata perahunya 

Selamat berwisata

Agoes Tinus Lis Indrianto

Tourism and Hospitality Management

Ciputra University 

baca juga :

  1. http://www.ranesi.nl/tema/budaya/Plesiran_tempo_doeloe060831
  2. http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=115030
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Sahabat_Museum
  4. http://www.perspektifbaru.com/wawancara/543
  5. http://groups.yahoo.com/group/sahabatmuseum/

18 Responses to “Kota Lama Surabaya”

  1. papabonbon :

    ada yang bisa bantu edit penampilannya gak ? kok jadi hancur, spasinya berantakan yah ?

  2. pandu :

    😯
    *CTRL+C*
    *baca di Notepad biar ga sakit mata*
    Yah, bagus juga sih.
    Di Surabaya banyak lokasi-lokasi tua, yang sayangnya, kurang mendapat perhatian. 🙂

  3. det :

    Tulisannya bagus, Cak!
    Spasi berantakan? memang gak sampeyan kasih spasi tuh, trus gak memperhatikan besar kecil huruf..
    [dibetulin ya…]

  4. Lex dePraxis :

    Ah, Surabaya, yes we’re coming there for workshop this weekend. Masalahnya, hotel Cendana itu dimana ya, brapa lama dari Airport? 😀

  5. papabonbon :

    @ boss deteksi
    udah dua kali ngedit dengan menambahkan spasi, tetep aja begitu di save, langsung ngumpul jadi satu. aneh … 🙁

    @lex de praxis
    hotel cendana, di jalan kombes m duryat. kalau dari a. yani, nanti ketemu basuki rachmat, hyatt, nanti ada pertigaan persis diseberangnya gramedia expo, ambil aja ke kiri. dari pertigaan besar itu sekitar 200 m lah … nggak sampai.

    dari bandara sekitar 40 menit lah …

  6. Raden Mas Angki :

    Pak Lik PapaBonBon saya juga anggota WS. Para punggawa WS dulu pernah mengadakan acara serupa dengan nama Mlaku-Mlaku Surabaya Lawas (CMIIW) foto liputan bisa dilihat di sini: http://mimimama.multiply.com/photos/album/12/mlaku2_soerabaia_lawas

    Rutenya agak mirip kok.Kalo butuh guide tambahan, bisa kontak FAHMI si pemilik album foto Surabaia Lawas ituh :mrgreen: Atau Cak Jiewa juga boleh Pak Lik.

  7. Lex dePraxis :

    @ papabonbon, thanks for the info, bro.

  8. aRuL :

    bukannya ini masuk dalam kategori pengumuman yah?

  9. papabonbon :

    maunya menulis tentang pentingnya kita melakukan acara serupa. yang intinya bisa mempercantik dan memahami keelokan tersembunyi kota surabaya.

    tapi jadinya lebih mirip pengumuman yah … hehehhe 🙂

  10. Rizal :

    Kangen Ampel… kepingin makan Gule Maryam di daerah situ…

  11. Agung Mahesya :

    Bicara Soerabaia tempo doeloe mungkin ada baiknya mampir ke Kaos Sawoong. aku gak sengaja pas ke Surabaya mampir ke CITO menu cinderamata Soerabaia tempo doeloe mulai kaos hingga pin yang desainnya oldis and retro tentang kota ini. wuih. di sawoong.multiply.com juga bisa liat buat yang blm sempat datang tuh.

  12. Diandra YM :

    kaos Sawoong.Hmmm. aku pernah liat anak pake t-shirt sawoong. designya unik tapi males tanya beli dimana. Mmm sekarng baru ngeh klik blognya.
    Thx Agung, coba ikutin jejakmu. mampir ah

  13. Sisca :

    Ato kalo pengen kaos oleh-oleh Surabaya yang lucu, kayak Joger apa Dagadu gitu, harusnya ke Balai Pemuda deh. Cak Cuk namanya, dijamin ngakak pol. Sekarang mereka dah buka di Jalan Dharmawangsa deket Unair gitu.

  14. sawoong :

    mampir aja 🙂

  15. onearly :

    hmm kegiatan menarik, kebetulan saya anggota Komunitas Historia Indonesia yang tinggal di Surabaya juga punya jaringan dengan Sahabat Museum yang kedua komunitas itu memang didirikan di Jakarta, hanya saja sekarang sudah mulai banyak juga anggotanya di luar jakarta. jadi kapan kita ketemuan lagi untuk bikin acara serupa di surabaya? Kang Asep Kambali dari KHI sudah kasih semangat ke kami hehe…kebetulan saya pernah ikutan trail menyusuri bangunan bersejarah di jakarta (pas kebetulan waktu itu saya ada tugas di Surabaya). Silakan jika mau kontak-kontakan, saya sudah ngobrol juga dengan Bu Ayu dari House of Sampoerna. Salam….

  16. anton :

    wah…kapan ada acara kayak gini lagi?

  17. anton :

    kaos cakcuk emang lucu banget tuh…..asli suroboyoan, buka outlet baru dekat rumah saya juga, di jl raya suramadu (kedungcowek), kalo ada acara macam gini lagi kontak saya dong hehehe….

  18. Mengembalikan Jati Diri Bangsa :

    Kota Surabaya kalau diibaratkan seperti ini. Tua-tua keladi semakin tua semakin jadi.

Leave a Reply