Marketing Aneh Pilkada

Ada saja para tim sukses untuk mendukung para calon pilihannya dalam pilkada. Yang marak satu ini ialah menggabungkan nama calon menjadi satu nama yang unik. Contohnya banyak seperti SyamPurno, KarSa, KaJi, SaLam, Waras dan nama unik yang lainnya.

 

Marketing aneh ini mulai marak di indonesia, karena dengan menggunakan singkatan nama seperti ini masyarakat menjadi lebih mengingat para calon gubernur pilihannya. Atau jika teringat suatu kata akan re-direct langsung ke calon gubernur yang berhubungan.
Aneh, tapi Efektif!

 

Yah, kreatifitas manusia begitu berlimpah sehingga cara apapun selalu muncul untuk menjalani sesuatu lebih baik dan efektif.

10 Responses to “Marketing Aneh Pilkada”

  1. Anang :

    yang aneh itu dicari

  2. ndop :

    saya juga heran, kenapa pas ya dengan namanya!!

    aneh bin ajoib!

  3. Rizal :

    dipas-pasin kali mas…

  4. det :

    entah siapa yang memulai, kayaknya dari pilpres deh, dulu kan ada singkatan SBY-JK..

    Susilo Bambang Yudhoyono Jusuf Kalla

    tapi sekarang menjadi

    Susah Bensin Ya Jalan Kaki.. (kata pak bondan)

    :mrgreen:

  5. Neng-Shei :

    Hm.
    Masi belum ada ide mau nyoblos sopo pas Pilkada besok ni..
    Hehehehe…
    Entahlah, masio Woro-woro segitunya, tetep aja belum ada yang nyantol ke hati saia….

  6. gandhi :

    nyantol ke hati? lha yg malam minggu diapelin siapa? yg ketahuan berduaan nonton di mitra sapa wakakakakakakakakaka

    *selamatkan HP sebelum dibanting adek*

    Benang Merah Syndicate

  7. sibermedik :

    Gak sekalian yang lebih aneh gaya MLM: “,bagi pendukung saya kalau dapat 5 downline lagi maka nanti kalau terpilih saya kasih jabatan..”
    he5x..mungkin laku gak ya cara beginian? *maklum 2x jadi korban MLM*

  8. p4ndu_454kura :

    Hm… mungkin itu kampanye psikologis? Mereka melakukan itu supaya mereka lebih mudah diingat oleh masyarakat dan akhirnya dapat suara lebih banyak.

    BTW, sudah ada beberapa calon yang punya situs, lho.

  9. nothing :

    ojo golput rek, ayo nyoblos.. demi jatim yang lebih baik

  10. cakdul :

    kalo masalah singkat menyingkat orang kita memang jado bin demen.. dari dulu.. contohnya sekwilda, bupati, (yang kesemuanya itu bisadikonotasikan singkatan mesum.. he he he),, EGP (Emangnya Gue Pikirin)

Leave a Reply