Melestarikan lingkungan dari hal-hal kecil

Berbicara tentang iklim atau cuaca, baik itu musim juga, takkan ada habisnya, dan lagi-lagi kita akan menyampaikan uneg-uneg itu. Banjir di kota Surabaya akhir-akhir ini, semakin tingginya suhu kota Surabaya yang bisa saja menjadi dampak semakin meningkatnya pemanasan global, walau masih banyak orang meragukan itu akibat pemanasan global atau tidak. Dan pemasalahan-pemasalahan lingkungan lainnya yang membuat kita gerah untuk membicarakannya.

Apalagi setelah Konferensi PBB di Bali yang menghabiskan waktu dan uang begitu saja, kita tidak melakukan apa-apa? Di sisi lain, bukan hanya tataran pejabat tingkat tinggi saja harus melakukan aksi perubahan untuk menjaga kondisi-kondisi lingkungan, tetapi kita juga sebagai masyarakat juga harus melakukan tindakan nyata.

Sekedar berbagi dengan teman-teman, sebuah blog akuinginhijau.wordpress.com yang isinya begitu menarik, sangat inspiratif dalam menjaga lingkungan ini dengan tindakan-tindakan kecil kita.

Beberapa resume terhadap blog tersebut untuk dijadikan tindakan nyata kita dalam melestarikan lingkungan hidup antara lain :

  1. Membuat botol penyiram otomatis, jadi tidak membiarkan air terbuang sia-sia.
  2. Menggunakan air keluaran AC, sehingga bisa hemat.
  3. Mandi yang hemat dengan ala koboi.
  4. Menghemat air dan sabun saat cuci tangan.
  5. Kampanye jalan kaki dan naik sepeda.
  6. Menggunakan dua sisi kertas, jadi tidak langsung membuangnya.
  7. Penggunaan ATM/online ketimbang pencairan pakai kertas kuitansi.
  8. Penggunaan LCD lebih hemat dari CRT.
  9. Cara ngompos di rumah.
  10. Olahraga di rumah ketimbang ke tempat fitness.
  11. Daur ulang sampah.
  12. Pengaturan penggunaan AC dan kipas angin.
  13. Membaca berita Online lebih hemat.
  14. Dan lain-lain.

Tenyata banyak ilmu hemat kita bisa belajar dari situ, silahkan dibaca. Begitu banyak tindakan-tindakan kecil kita yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan lingkungan. So setelah Konferensi Perubahan Iklim PBB, what next?

Ayo kita melakukan tindakan-tindakan kecil untuk memberikan dampak besar buat lingkungan.

19 Responses to “Melestarikan lingkungan dari hal-hal kecil”

  1. aRuL :

    Banyak banget tenyata tindakan kecil2 kita untuk menjaga lingkungan kita 😉

  2. anasmcguire :

    setuju..
    Tapi yang point ke-13, tidak semua orang memiliki komputer di rumah.

  3. filyung :

    Aku mah setuju-setuju aja, soalnya aku gak punya pabrik kertas, 🙂

  4. titah :

    yang aku coba lakukan adalah menolak tas kresek sebagai bungkus item belanjaan di pasar/toko, mauku barang2 itu langsung masuk tas belanjaku aja. ee… gak gampang lo, para bakul itu suka maksa, mereka sering menolak penolakanku atas tas kresek itu, coz merasa “nggak sopan” memberikan item belanjaan tanpa tas kresek.

  5. santy :

    penggunaan hewan ternak sapi itu juga bisa bikin pemanasan global lhooo… 😀 soalnya sapi ternyata buang gas emisi yang berbahaya juga ^^
    ditambah kalo matiin barang elektronik jangan sampe dalam kondisi ‘stand by’
    dan.. pake mobil hybird lebih baik…

    pokoknya jangan pake kertas dan plastik berlebihan-laahh… 😀

    dan masih buanyaaaaakk banget hal2 kecil yang sebenernya sepele tapi bisa menghemat duit sampe milyaran rupiah 😀 😀 *hujan uang*

  6. gempur :

    Saya udah mulai bersepeda kembali kalau ke sekolah, sudah tiga hari ini saya lakukan.. Gimana mas arul?

  7. gempur :

    juga mengampanyekan kembali bersepeda untuk murid2 saya, mudah2an ada yang mau dengar.. amin..

    nih link-nya

  8. aRuL :

    @ gempur: Alhamdulillah saya tiap hari ke kampus jalan kaki koq 🙂

  9. alief :

    Kalo di kampus sini… terasa banget cinta kebersihannya.
    Tempat sampah dibedakan mana yang botol, plastik, kertas, sisa makanan.
    Beli di toko gak dapat tas kresek, kalo mau dapat harus tambah 1 NT.
    Bukti ATM pake ditawari dulu, pake print atau g. Kalo g pake ya hanya muncul di layar aja.
    Habis makan di kantin, harus kembalikan sendiri piringnya dan buang sendiri sisa makanan ke tempat sampah…

    Tapi kalo dah balik ke Indonesia, pasti saya kembali lagi ke cara hidup semula… hehe..

  10. Titah :

    iya ya rul, blog “aku ingin hijau” keren yah. q jadi inget 2,5 taunan yl pernah nemu situs komunitas penggila daur ulang (tapi lupa namanya, q coba cari lagi blum ketemu), yang anggotanya ga cuma berusaha mendaur ulang barang2 miliknya, tapi sampai saling barter/minta/beri barang bekas –kadang “cuma” sebuah mur sepeda– supaya barang-barangnya tetap bisa dipakai, enggak perlu beli lagi, means mengurangi pemborosan sumberdaya alam, means mengurangi sampah, menas cinta lingkungan juga… waktu itu q terkesan banget…

  11. shenin_D2k :

    didik :
    wah aq setuju banget tuch..
    apalagi yang point.5
    selain baik banget untuk kesehatan. sebagian besar pemanasan global khan katanya karena POLUSI..
    coba kalo banyak orang JALAN KAKI ato BERSEPEDA… polusi apa yang keluar?
    ga’ ada kan? paling2 juga kentut..

  12. bhq :

    Ber-online ria (baca berita online, net banking dll) tidak sepenuhnya ramah lingkungan. Komputer butuh energi juga kan! kalau koran cetak bisa dibaca kemudian tanpa butuh energi, tapi komputer perlu energi untuk baca tiap halaman koran kan! Saya sih belum menghitung. Cuma kebayang, kalau tiap2 orang di Surabaya menyalakan komputer pada saat bersamaan, berapa energi yang harus di supply PLN?

    Di channel 7 (TV Australia) pernah dibahas ini.

  13. Det_caT :

    @arul
    dah tutup hiatus? selamat!
    *traktiraaaan!!!*

    mulai dr hal kecil sejak kecil: tiap anak tanam 1 pohon di dekat rumah..

  14. tu2t :

    humm… blog akuinginhijau-na keren..
    ulasan yang ada disana bener2 inspiratif dan mengajak kita untuk menghijaukan kembali lingkungan kita…

    hum..
    kalo tu2t gk mungkin ke kampus ato ngajar naek speda.. secara tu2t kuliah di semampir, dan ngajar di SMA 3 kenjeran sonoh.. sedangkan rumah di jemur sari.. mau gk mau ya naek motor.. palingan yang bisa tu2t lakuin buat meminimalisir global warming ama menghijaukan lingkungan adalah…

    1. dilarang buang sampah sembarangan..
    2. kalo maw tidur, segala colokan listrik yang nempel dicopot semua.. kata si Oprah, walopun dah dimatiin, tapi masih nyedot 40% tenaga listrik.. jadi lebih baik colokannya dicabut ajah..

    selain ituh… emboh yah :p pokoknya mulai dari hal kecil dulu lah.. mendisiplinkan diri sendiri 😀 *setuju ama det*

  15. Zero Reality :

    […] bisa mengurangi emisi karbon kita dan mendukung kampanye bumi hijau dengan berbagai cara antara […]

  16. Astri :

    Masih banyak toko besar yang mengharuskan barang belanjaannya dibungkus dengan kantong plastik dari t4 mereka. Salah satu alasannya biar gak disangka nyolong ma satpam 😀
    Yang jelas, belanja bawa tas sendiri masih sesuatu yang agak sulit diterima. Cuma jangan sampai patah semangat melakukannya.

  17. nico kurnianto :

    bener banget tuch! kita harus bisa bijak!

  18. Aku Ingin Hijau :

    Terima kasih ya untuk artikelnya. semoga semakin banyak yang peduli lingkungan maka Indonesia bisa semakin asri dan hijau.

  19. zzz :

    oh gitu ya? makasih banget, lagi butuh materi nih hehe 😀

Leave a Reply