Nasionalisme

Garuda PAncasila

Garuda PAncasila

Saya hanya sekedar share saja dengan semua yang ada di sini.

Brother dan Sister,
Posting ini saya buat hanya sekedar flash back dan mungkin sedikit bisa menjadi bahan renungan bagi kita dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 Nopember 2008 ini.

Brother and Sister,
Dulu, waktu saya masuk SD tahun 1993, saya masih ingat betul semua cover buku tulis jarang sekali ada gambar artis, superhero atau gambar lain. Yang ada dan paling banyak adalah gambar susunan kabinet pembangunan pada bagian belakang, dan pada bagian depan biasanya gambar burung garuda dan dibawahnya ada teks pancasila, atau kalau tidak pasti gambar salah satu pahlawan nasional.

Kemudian, temen-teman yang usianya saat ini diatas 25 tahun pasti masih ingat kalau dulu satu-satunya siaran televisi yang ada hanya TVRI. Masih sangat kental di ingatan kita setiap memulai siarannya TVRI pasti menayangkan atau memutar lagu Indonesia Raya, kemudian setiap jam 19.30, setelah Berita Nasional diperdengarkan Lagu Garuda Pancasila, dan diakhir siarannya di putar lagu Rayuan Pulau Kelapa.

Dulu, setiap menyambut Perayaan Kemerdekaan betapa meriahnya dengan berbagai lomba-lomba. Setiap tanggal 30 September ditayangkan film Penghiatan G/30/S-PKI. Dan masih banyak lagi hal2 atau event yang disadari atau tidak semua itu mempertebal jiwa nasionalisme kita.

Tidak heran kalau dulu hampir semua siwsa hafal teks Pancasila, Hafal Pembukaan UUD 1945, Hafal Teks Proklamasi, hafal butir2 Pancasila, Bahkan hafal Susunan Kabinet (Biasanya dulu disebut Kabinet Pembangunan).

Walaupun apa yang saya sampaikan diatas mungkin merupakan bagian dari politik penguasa pada saat itu, namun disisi lain disadari atau tidak semakin mempertebal jiwa nasionallisme kita.

Coba kita bandingkan dengan sekarang.
Keponakan saya yang pertama tahun ini masuk sekolah TK A, saya carikan dia buku yang ada gambar pahlawan atau burung garuda, ternyata tidak ada. Yang ada malah Gambar Naruto, Mobil, Artis, dll.

Siaran Televisi, sekarang isinya cuma sinetron-sinetron yang cengeng dan tidak mendidik, Kekerasan, Korupsi dan boleh dikatakan 90% acara televisi sekarang tidak ada yang mendidik dan materinya mengarah kepada pembodohan masyarakat.

Coba sekarang teman-teman semuanya test anak-anak SD sampai perguruan tinggi, adakah yang hafal teks Pancasila?? saya yakin dari 10 orang yang di test hanya 1 atau 2 orang saja yang hafal. Belum lagi kalau diminta menghafal Pembukaan UUD ’45, Sumpah Pemuda, Teks Proklamasi.

Bagaimana menurut Brother dan Sister? Ada pengalaman lain? atau pendapat lain?

Mohon maaf kalau ada yang salah, mohon koreksinya.

Walaupun kepanjangan tapi saya tetap minta Komentarnya

MERDEKA……..

Terima Kasih……..

11 Responses to “Nasionalisme”

  1. det :

    itu memang benar brother, bahwa anak jaman sekarang, dan mugkin termasuk kita, sudah banyak yang ndak peduli dengan atribut bangsa ini. yang dibanggakan malah yang ndak jelas2 itu..

    artis sinetron payudara se bola voly dengan baju ketat dan belahan pantat kelihatan dengan celana hipster dan celana dalam pink berenda, itulah yang sekarang menjadi panutan.

    tontonan menjadi tuntunan!

  2. Hadi :

    PERTAMAX….

    Kalo aku si prihatin aja sama anakmuda jaman sekarang. Garuda Pancasila tidak ada yang tahu, UUD 1945 tidak ada yang mengerti. Yang paling menyakitkan adalah Teks Sumpah Pemuda sama Teks Proklamasi aja tidak ada yang hapal. Kalaupun Hapal, posisi kata-katanya terbalik-balik. Apakah ini yang disebut dengan degradasi moral bangsa?

    Bagaimana pendapat teman-teman?

  3. arqu3fiq :

    Era Gloalisasi telah menghapus identitas bangsa. Kita sebagai generasi penerus harus bisa memunculkan kembali identitas bangsa kita. Dengan cara mengajarkan kepada adik-adik/keponakan/anak-anak kita teks pancasila/teks proklamasi, apa makna di balik itu semua. Merdeka !!!

  4. gajah_pesing :

    Saia hapal pancasila di luar kepala

  5. nicoustic :

    lebih penting lagi kalo gak cuman masalah hapal menghapal, yang penting itu bagaimana kita menghayati nilai2 yang terkandung di dalamnya….

    @gajah_pesing: saya juga hapal di luar kepala (sambil baca maksudnya..) kita sama2 hebat berarti… wkwkwkwk

    btw, naruto itu apa ya?

    pesan dari saya: saring budaya yang tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa Indonesia!!!

  6. nothing :

    ndak apal sumpah pemuda atau pembukaan UUD, teks proklamasi juga ga apa apa…
    itu bisa dipelajari… ga penting lah kalo kudu apal (kecuali buat mau ulangan atau tes ujian)
    sing penting itu, bagaimana hidup menjadi manusia yang manusiawi, berkeadilan dan berkasih dan berbagi..
    isi dari teks yang di sumpah pemuda dan lain lain, sebenarnya ada di mana mana… bahkan di Naruto atau di Spongebob si katok kotak

    🙂

  7. luxsman :

    @ Det : Wah BunG DET korbAn MoDe dan KorBan SinetrOn SepertInYA, SamPai TahU DalAmAn ARTIS SINETRON dan CElaNA Mode CelenGan…….

  8. fantasyforever :

    Betul sama postingannya.. Seharusnya apalagi kover2 harus diganti gambar pahlawan.

  9. aRuL :

    @ fantasyforever : apanya yg sama?

  10. Hadi :

    Quote by Det

    “artis sinetron payudara se bola voly dengan baju ketat dan belahan pantat kelihatan dengan celana hipster dan celana dalam pink berenda”

    Rasanya saya pernah liat tu artis. Kasian yah tu artis, duitnya banyak tapi cuma bisa beli kasin segitu. Duitnya dikemanaain tuuuuu…..

    Duh pokoknya prihatin de. Semoga niat baik kita yang ingin membangkitkan lagi semangat nasionalisme bangsa kita ini di-ridho-i oleh Tuhan Yang Maha ESA.

    Amien…

  11. Rizal :

    Di kamar saya terpajang “sang dwi warna”, ada poster Bung Hatta juga. Tapi saya paling males kalau disuruh ikut upacara. 😀

    tapi itu bukan ukuran, yang penting “integrasi ide” tiap elemen bangsa untuk menjadi satu Indonesia.

    Ya udah, kita mulai dari diri kita dan mengajak orang-orang terdekat kita, ok…?

Leave a Reply