Sepur Solar Cell

Siapa yang tidak pernah merasakan kenikmatan menggunakan alat transportasi yang satu ini ? ya…kereta api atau bagi orang jawa disebut SEPUR. Sepur dengan berbagai jenis mulai dari yang bertaraf eksekutif hingga ekonomi dapat kita jumpai hampir di daerah jawa. Kali ini tidak akan dibahas siapa yang bakalan naik sepur, tetapi mari kita tinjau panasnya Indonesia alias mari kita gunakan sumber daya alam yang sangat melimpah ruag ini. Semua pasti tahu cahaya matahari, merupakan salah satu energi yang tidak akan habis. Mari kita sangkutpautkan antara cahaya matahari dengan sepur.

Terkadang teknologi di Indonesia kurang begitu mendapatkan respon yang positif dari pemerintah, pemerintah kita lebih sibuk mengurus politik dibandingkan memikirkan teknologi yang semakin berkembang pesat ini, salah satunya teknologi terbarukan ( RENEWABLE TECHNOLOGY ), yup…,pemerintah lebih hanya sebagai penelitian belaka.

Pemerintah kita lagi sibuk – sibuknya memikirkan bagaimana mulai mengganti BBM yang sekarang ini mulaui mengalami krisis, sehingga dilakukan penelitian di bidang renewable fuel. Mulai dari biofuel,fuelcell,bahkan sampai solar cell. Nah…, yang akan kita bahas ini adalah solar cell, lebih jelasnya jika dihubungkan dengan transportasi beroda banyak dengan solar cell, SOLAR CELL SEPUR.

Kok bisa dinamakan SOLAR CELL SEPUR, terinspirasi dari panasnya kota surabaya khususnya dan negara indonesia umumnya, kita bisa menggunakan teknologi solar cell pada sepur. Gimana caranya ???. Pemerintah Indonesia kan banyak uang tuh, jadi beli solar cell secara borongan, kemudian pada atap sepur di pasang solar cell sepanjang gerbong kereta api. kelebihannya atap gerbong tidak jadi tempat duduk penumpang sehingga mengurangi kematian penduduk.

Setidaknya sepur indonesia lebih maju sedikitlah…dan pemerintah indonesia bisa bergaya dengan memanfaatkan teknologi.

Bravo Penelitian Indonesia…..(AD/ITS)

14 Responses to “Sepur Solar Cell”

  1. luxsman :

    bener maz, saiki wayahne gwe energi terbarukan, tapi sepur kan akeh-akehne nek nang luar kota antar propinsi budhalne bengi, trus nek bengi pasti gawe batrei…, batreine mengko sepiro gedhene yo???

  2. Rusa Baweanโ„ข :

    coba kalo menggunakan air
    bakalan hemat banget kannnn
    ๐Ÿ™‚

  3. cahwetan :

    tiap gerbong dipasang baterai…hehehe,iyo siapkan berapa gerbong buat bateraine…kalo air mesin nya yang belum. ada juga fuel cell.

  4. -k- :

    nggawe baterai campur, mas…
    campur surung…hehehehehe.

  5. mudz069 :

    Ah, aku jadi kepikiran menciptakan mesin yang berbasis biokimia yang mirip dengan yang terjadi diperut kita, diperut hewan. Enak, nantinya ada sepur yang bisa jalan pakai rumput, alang-alang, kulit pisang……………so mau berangkat pagi, siang atau malam yah ga masalah.
    Mesin ini sekaligus bisa untuk mereduksi sampah organik.

  6. ma2nnis :

    Hem…hebat2…
    Kapan neh realisasinya…

  7. nggresik :

    SETUJU…. ya opo carane memanfaatkan panas matahari seng melimpah nang suroboyo iki ???

  8. nahdhi :

    Sepertinya menarik. Seperti apa yang diimplementasikan di jepang sebelumnya. Tapi jika kita lihat dimana sepur di Indonesia juga ada yang bekerja malam hari, mungkin lebih tepat jika disebut kereta listrik, Dengan sumber listrik utama dari sollar cell.

  9. eri-communicator :

    Bahaya juga tuh sepur,pasti banyak memakan korban jiwa, penumpangnya malah diatas sepur…nyari mati tuh penumpang..

  10. arek mBatam :

    Ya sing penting dicoba disik. soal abtere kan isa dipikirna. paling nggak kan isa ngirit listrik. nek bengi nggawe solar, nek awal ya nggawe listrik srengenge.

  11. putramelayu :

    Ide yang sangat menarik, apalagi di tambah dengan energi Tekanan seperti yang telah di terapkan di Jepang (saya gak tau apa namanya) di setiap pintu keluar stasiun, sehingga pijakan setiap orang akan menghasilkan listrik.

  12. donny :

    sebetulnya gak perlu baterai, tiru aja waduk jatiluhur untuk menggerakkan turbin PLTA nya. Start awal memang memerlukan bahan bakar tapi kalau udah jalan ubah gaya kinetik dari roda kereta menjadi listrik. Hemat bahan bakar paling tidak bisa digunakan sambil menunggu mesin berbahan bakar air atau apa pun yang bisa diperbaharui.

  13. rotyyu :

    Tapi kuatir kalau setiap hari di atas kereta selalu ada manusia, bisa2 itu solar cell pada rusak ๐Ÿ˜€
    Ide yg bagus, negara kita kan memang negara yg kaya sinar mata hari, tinggal bagaimana
    memanfaatkannya.

  14. Agus Suhanto :

    posting yang bagus Saya Agus Suhanto,
    .
    Salam kenal ya… ๐Ÿ™‚

Leave a Reply