Wajib sidik jari bagi penduduk Surabaya

Pemkot Surabaya berencana mengadopsi sistem KTP Nasional, dimana setiap warga akan diambil sidik jarinya untuk mendapatkan Nomor Induk Kepedudukan (NIK) Nasional. Mungkin banyak yang KTP-nya telah mati tapi malas memperpanjang, tidak memiliki KTP karena hilang, dan yang paling banyak adalah memiliki KTP lebih dari satu buah.

Pembuatan KTP selama ini memang cenderung sangat mudah sehingga memungkinkan satu orang bisa memiliki lebih dari satu KTP. Bayangkan saja, jika digunakan untuk tindak kejahatan, misalnya penipuan dengan KTP, tentu saja akan lebih mudah, bukan?

Bagaimana jika menolak melakukan sidik jari? Hal ini tentu saja akan menyulitkan penduduk itu sendiri, karena setiap pengurusan dokumen yang sah akan memerlukan KTP.

Proses pengambilan sidik jari akan dilakukan di tiap Kelurahan. Telah disediakan alat Finger Print sebanyak 163 buah. Proses pengambilan sidik jari ini memakan waktu maksimal maksimal 3 menit untuk tiap orang. Bagi masyarakat yang berhalangan datang, karena sakit misalnya, akan didatangi ke rumah. Ini adalah bentuk pelayanan pemerintah terhadap masyarakat.Diharapkan proses pengabilan sidik jari ini bisa selesai dalam tempo tiga bulan. Sedang proses penggantian KTP menjadi KTP Nasional kemungkinan akan dimulai pada bulan Mei 2008 mendatang.

Namun perlu dipikirkan juga bagaimana dengan warga Surabaya yang sedang merantau ke daerah lain. Apakah mereka harus pulang ke Surabaya hanya untuk sidik jari, ataukah bisa diambil sidik jarinya di kota tempat mereka?

Semoga saja proses pengambilan sidik jari dan peralihan ke sistem KTP Nasional ini berjalan dengan baik demi terkumpulnya database masyarakat seluruh Indonesia. Dan semoga database yang ada tidak disalahgunakan sehingga merugikan masyarakat itu sendiri

[Artikel telah dirapikan oleh Admin]

15 Responses to “Wajib sidik jari bagi penduduk Surabaya”

  1. det :

    Kalo bukan warga surabaya, mau bikin KTP Surabaya, bisa ndak ya, Re?

  2. Angki :

    @Det: G Iso Goblok…!!!

  3. ndop :

    @det,angki: damai bos.. piss.. ketokane kok satru..hehe..

    katepe endonesa? setuju pol2an, kuwi opo idemu to mbak rere?

  4. neng-shei :

    Katepe Nasional?
    Kereeen..
    Bedewe, iya, temenku waktu itu menolak saia ajak jalan-jalan gara-gara lagi “Nyidik Jari” di kelurahan kalo ndak salah.
    Ealah, saia kira itu kelurahan dia aja yang ngerepoti, ternyata di kelurahan saia ntar juga gitu kali ya….

  5. risdania :

    Semoga saja dengan ktp nasional benar benar bisa mengurangi tindak kejahatan terutama dalam pemalsuan identitas

  6. DWITRI :

    OPO Bner…sing awake loro g isok sidik jari,trus buruh kelurahan marani nang omahe….G O M B A L… POOOOOL

  7. gandhi :

    eh aku piye yo, ktp ku jogya je….
    gpp wes iso alasan mudik.
    juragan saya ijin cuti mau nyidik jari…asoooyyyyy

  8. Noerdin :

    Aku juga setuju karena dengan begitu warga asing tidak dapat atau lebih sulit untuk menjajah negara kita.Noerdin maaf ikut nimbrung???

  9. Rere :

    wah, terharu.. akirnya setelah berbulan-bulan menungu dalam ketidakpastian *hiperbolis,hehe* dipublish tulisanku 🙂
    btw,baru tadi giliranku buat sidik jari di kelurahan, dan gak rame, dah sore kali ya. oh ya,syaratnya bawa fotokopi ksk dan ktp surabaya.

  10. arifaji :

    HOREEEEE…aku wis mari rek, minggu wingi antri nang kel. Wonorejo Kec. Rungkut. Lumayan cepet…seneng nek pelayanan masyarakat koyok ngene….10 sidik jari lengkap, trus foto….lah wis.

    ayo rek didukung program sing apik iki, mengko nek wis nasional ok banget rek.nandi2 gak usah ngurus maneh he..he….

  11. Laks :

    iki lak cerito soal sidik jari, mungkin gak nyambung blas…
    Sidik CS iku jek onok ta?

  12. papabonbon :

    ngurus katepe lama banget nih. dah 3 bulan belum jadi juga. 🙁

    http://papabonbon.wordpress.com/2008/04/25/bikin-ktp-di-sby-susah-betul/

  13. Bikin KTP di Sby susah betul … « Spesial Belut Surabaya :

    […] https://tugupahlawan.com/520/wajib-sidik-jari-bagi-penduduk-surabaya/ […]

  14. arief :

    kalo siduk jari langsung di kelurahan boleh enggak ya,,,,

  15. johnny :

    Aku saiki neng jakarta, iso ora sidik jarine nyusul pas muleh nang suroboyo?

Leave a Reply