Walking-walking

peta Surabaya

peta Surabaya

Bagi pendatang baru di Surabaya yang ingin melewatkan waktu dengan “walking-walking” keliling kota tapi lupa tak membawa peta ataupun perangkat GPS, sebenarnya pemda telah memudahkan navigasinya. Beberapa nama jalan telah ditempatkan dalam satu folder meski ada juga yang mengalami fragmentasi.

  • Bila anda menemui nama jalan yang beraroma laut, tak salah lagi tempatnya ada dikawasan Perak.  Disitu akan anda temui nama jalan yang mengandung nama ikan seperti Ikan Kerapu, Ikan  Mungsing, juga nama jalan yang punya prefix Tanjung maupun Teluk. Beberapa contoh adalah  Teluk Nibung, Tanjung Raja, Tanjung Sadari. Namun untuk Tanjung Sari letaknya agak “turun”  kebawah, ada disamping jalan tol di sekitar Dupak ( sebelah barat Pasar Turi ). Demikian pula    dengan Tanjung Anom letaknya malah agak menjauh lagi, ada didekat Siola.
  • Di sekitaran pasar Turi akan anda jumpai nama jalan yang berhubungan dengan nama kota. Disana jalan Rembang, jalan Demak, jalan Semarang. Tapi jangan salah sangka ada jalan Jakarta yang letaknya terpisah beberapa ribu meter dari situ. Tepatnya ada diseberang jalan Tanjung Sadari, dikawasan Perak.Tak jauh dari sana terdapat nama jalan yang cukup aneh, jalan masuk angin. Kaget ? hehehe, nama jalan sesungguhnya memang jalan Greges yang dalam kosakata bahasa Jawa artinya  meriang alias masuk angin.Didekat jalan Greges ada jalan Kalianak yang terkenal sebagai jalan predator karena seringkali  mengantarkan pengguna kendaraan bermotor kejalan yang lain, jalan kematian. Sama sama horornya dan sama sama ada frasa anak, mestinya diganti saja dengan jalan Kuntilanak.
  • Nama jalan yang berbau gunung ada di daerah Sawahan ( sebelah barat Embong Malang ). Ada jalan Bromo, jalan Slamet, jalan Tidar, jalan Merbabu dll. Namun untuk Gunung Anyar aha letaknya jauh banget, ada dikawasan Rungkut. Demikian juga untuk Gunung Sari yang letaknya ada didaerah Wonokromo.
  • Nama jalan yang punya hubungan erat dengan bunga akan kita temui didekat THR – Hi Tech Mall. Ada jalan Kacapiring, jalan Kamboja, jalan Seruni, jalan Kusuma Bangsa dsb. Tapi coba cari jalan Mawar hehehe ga bakalan anda ketemu disana karena letaknya ada di sebelah baratnya Gramex – gramedia expo.Dibawah jalan yang beraroma kembang, didaerah Gubeng akan kita dapatkan jalan yang mewakili nama pulau. Ada jalan kalimantan, jalan Jawa, jalan Sulawesi, jalan Sumatera dll.
  • Folder jalan yang berisi nama pahlawan nasional ada di daerah barat raya Darmo. Ada jalan WR Supratman, jalan Sisingamangaraja, jalan Kartini, jalan Cokroaminoto dll. Sementara para pujangga ditempatkan agak keutara. Disana ada jalan Chairil Anwar juga Ronggo Warsito. Agak ketimur sedikit ada nama jalan yang berhubungan dengan sungai, tempat beberapa pejabat bermukim. Ada jalan Kapuas, jalan Musi dll.

  • Di kawasan dekat Kenjeran, di daerah Karang Empat ada nama jalan yang dikemas  dengan nama astrologi seperti jalan Libra, jalan Cancer, jalan Gemini, jalan Leo dsb. Sementara jalan yang berisi nama orang yang gugur dalam peristiwa Aru ditempatkan di komplek AL Kenjeran. Ada jalan Wiratno, jalan Sahabudin dll.

  • Nama jalan yang punya kaitan dengan sejarah kerajaan ada di sekitar Manyar ( samsat). Ada jalan kertajaya, jalan Dharmawangsa, jalan Sri Ikana tapi jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada letaknya terpisah jauh. Ada di kawasan Kodam, Gunungsari.

Beberapa folder nama jalan bisa kita temukan ditempat lain, semisal nama jalan yang berkaitan dengan disiplin ilmu ada di kawasan ITS, jalan Arsitektur, jalan Teknik Sipil dsb. Nama jalan yang berkaitan dengan pesawat terbang ada didaerah Simo, ada jalan Dakota, jalan Mustang dll.

Sementara nama jalan yang berbau buah ada di sekitar Tambaksari. Disitu ada jalan Cempedak, jalan Mundu dan jalan buah yang lain.

Anda punya info yang lain ?

Meski pem folderan ini kurang sempurna tapi setidaknya bisa membantu memperkirakan tempatnya.

12 Responses to “Walking-walking”

  1. deteksi :

    iya pak, enaknya di sini jalannya sudah dikelompok2an..

  2. sisiel :

    satu lagi, di surabaya ini banyak nama daerah yang bertautan jika itu berdekatan, seperti misalnya: manyar sabrangan, manyar sambongan, menur pumpungan, menur, kali asin, kali asin pompa, kali kepiting, kali waron, kali mantan :mrgreen:

  3. gajah_pesing :

    pasar krempyeng ada dimana pak? hihihi…

  4. arjuna :

    wah…luthu-luthu y namanya, apalagi jl. greges sm jl. kuntilanak…:D

  5. Frenavit Putra :

    Hohoho… Yao jalan-jalan Puter-puter Surabaya…. !!!!!!

  6. Aziz hadi :

    hayo siapa yg belum hapal Surabaya ?, bisa di baca disini.. mantap gan.. :-bd

  7. luxsman :

    hehehe… warga surabaya pun masih bingung kalau keliling surabaya… biasanya kalau namanya kurang familier tetep masih buka peta surabaya…. dan tanya tukang becak di pinggir jalan atau Pak Polisi…..

  8. si Rusa Bawean :

    5 tahun di Surabaya
    blom hapal daerah2 di kota Pahlawan ini

  9. fara :

    wah info nya bagus, saya juga baru nyadar kalo jalannya sudah dikelompokan..

  10. ericova :

    puluan tahun pulang pergi surabaya masih sjaa saya nyasar di sini

  11. sampury :

    lebih simpelnya lagi gimana kalo peta surabaya di bentuk dalam sebuah aplikasi java untuk di pasang di ponsel.jadi lebih praktis and bisa di bawa ke mana-mana.kalaupun bisa,gue akan tunggu sampe aplikasinya jadi.soalnya dari dulu gue pengen……. banget punya aplikasi peta surabaya.da 1000x muter-muter di paman GOOGLE tapi nggak nemu-nemu juga.
    sa’mantune matur nuhun lan wassalamu’alaikum wr.wb.

  12. micko :

    udah dkelompok2 kan yah.. mirip di malang cuma bedanya di surabaya berdasarkan nama daerah ato kampung kaya semolowaru, ngagel dll cuma yang aku bingung istilah menanggal sbenernya artinya apaan seh?? di deket bundaran waru ada menanggal, dukuh menanggal, pas nyasar ke rungkut eh ada rungkut menanggal juga..

Leave a Reply